{"id":351926,"date":"2024-10-25T16:07:06","date_gmt":"2024-10-25T09:07:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=351926"},"modified":"2024-10-25T16:07:06","modified_gmt":"2024-10-25T09:07:06","slug":"ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/","title":{"rendered":"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Jakarta) Program cetak sawah baru seluas 3 juta hektar yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia merupakan langkah strategis dalam memastikan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan proyeksi pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman krisis pangan global dan menjaga stabilitas sektor pertanian di dalam negeri.<\/p>\n<p>Terkait dengan hal tersebut dalam keterangan persnya, Kamis (24\/10), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, dengan perkiraan jumlah penduduk Indonesia yang akan mencapai 330 juta pada tahun 2050, kebutuhan pangan nasional diproyeksikan akan meningkat secara signifikan.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini, lahan pertanian semakin terbatas akibat alih fungsi lahan menjadi kawasan industri dan perumahan. Oleh karena itu, cetak sawah baru adalah solusi penting untuk memperluas area produksi beras, sebagai komoditas pangan utama bangsa,&#8221; kata Wamentan Sudaryono.<\/p>\n<p>Program cetak sawah baru ini merupakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sudaryono menjelaskan, dinamika global seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, dan gangguan rantai pasokan pangan akibat konflik geopolitik, termasuk perang Rusia-Ukraina, turut menambah urgensi pelaksanaan program ini.<\/p>\n<p>&#8220;Indonesia, sebagai negara dengan populasi besar, tidak bisa terus bergantung pada impor pangan. Kemandirian di sektor pertanian menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan global,&#8221; lanjut Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar.<\/p>\n<p>Sudaryono, yang berasal dari keluarga petani, menambahkan bahwa program ini akan diintegrasikan dengan pertanian modern berbasis teknologi, termasuk penggunaan benih unggul, irigasi canggih, dan mekanisasi pertanian. &#8220;Tujuan utamanya bukan hanya memperluas lahan pertanian, tetapi juga meningkatkan produktivitas sehingga mampu mencukupi kebutuhan masyarakat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, program cetak sawah baru ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan. Meskipun Indonesia telah mencapai swasembada beras dalam beberapa tahun terakhir, ancaman krisis pangan global mengingatkan pentingnya meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang.<\/p>\n<p>Pemerintah juga menargetkan bahwa proyek cetak sawah ini akan membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian dan menggerakkan ekonomi pedesaan.<\/p>\n<p>&#8220;Program ini bukan hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi kemiskinan di pedesaan,&#8221; terang Wamentan Sudaryono.<\/p>\n<p>Dengan langkah-langkah strategis ini, Indonesia diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan nasional dan siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Jakarta) Program cetak sawah baru seluas 3 juta hektar yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia merupakan langkah strategis dalam memastikan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan proyeksi pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman krisis pangan global dan menjaga stabilitas sektor pertanian di dalam negeri. Terkait dengan hal tersebut dalam keterangan persnya, Kamis (24\/10), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, dengan perkiraan jumlah penduduk Indonesia yang akan mencapai 330 juta pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":351927,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,37],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Jakarta) Program cetak sawah baru seluas 3 juta hektar yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia merupakan langkah strategis dalam memastikan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan proyeksi pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman krisis pangan global dan menjaga stabilitas sektor pertanian di dalam negeri. Terkait dengan hal tersebut dalam keterangan persnya, Kamis (24\/10), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, dengan perkiraan jumlah penduduk Indonesia yang akan mencapai 330 juta pada [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-25T09:07:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241024-WA0022.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/\",\"name\":\"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-10-25T09:07:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-25T09:07:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Jakarta) Program cetak sawah baru seluas 3 juta hektar yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia merupakan langkah strategis dalam memastikan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan proyeksi pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman krisis pangan global dan menjaga stabilitas sektor pertanian di dalam negeri. Terkait dengan hal tersebut dalam keterangan persnya, Kamis (24\/10), Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, dengan perkiraan jumlah penduduk Indonesia yang akan mencapai 330 juta pada [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2024-10-25T09:07:06+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241024-WA0022.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/","name":"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2024-10-25T09:07:06+00:00","dateModified":"2024-10-25T09:07:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/10\/25\/ketahanan-pangan-pemerintah-cetak-sawah-baru-seluas-3-juta-hektar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketahanan Pangan, Pemerintah Cetak Sawah Baru Seluas 3 Juta Hektar"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/351926"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=351926"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/351926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":351928,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/351926\/revisions\/351928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/351927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=351926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=351926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=351926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}