{"id":349764,"date":"2024-08-08T10:56:08","date_gmt":"2024-08-08T03:56:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=349764"},"modified":"2024-08-08T10:56:08","modified_gmt":"2024-08-08T03:56:08","slug":"pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/","title":{"rendered":"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Batang) mengapresiasi\u00a0 Kawasan industri terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah mempunyai beberapa keunggulan dan faktor potensial, hal ini disampaikan oleh CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi. Sebagai informasi, KITB yang dibangun tanpa menggunakan rencana induk pembangunan (master plan), semula merupakan permintaan Presiden Jokowi untuk menampung sejumlah industri yang hengkang dari China. Saat itu industri-industri tersebut belum ada satu pun yang masuk ke Indonesia.<\/p>\n<p>Setijadi juga memberikan apresiasi pemilihan dan keberhasilan pengembangan KITB, berdasarkan beberapa aspek. Yang pertama\u00a0letak geografis di koridor industri utara Pulau Jawa dengan sejumlah komoditas potensial wilayah sekitarnya, terutama dari industri pengolahan. Berdasarkan BPS, pada periode Januari-Juni 2024, komoditas yang diekspor dari Jawa Tengah didominasi industri pengolahan (94,92 persen), diikuti migas (3,40 persen) dan pertanian (1,67 persen) dengan nilai total USD5.392,14 juta.<\/p>\n<p>Kedua, konektivitas dengan jaringan jalan tol dan kedekatan dengan rel. Ketiga, kedekatan dan konektivitas dengan beberapa infrastruktur logistik seperti Bandara Ahmad Yani (50 km), Pelabuhan Tanjung Emas (65 km), dan Pelabuhan Tanjung Priok (5 jam). Keempat, kedekatan dengan sumber pasokan energi, yaitu PLTU dan PLTS.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis maupun teknis serta potensinya, SCI merekomendasikan pengembangan KITB dengan menggunakan master plan berdasarkan enam aspek,&#8221; ujar Setijadi pada Rabu (7\/8).<\/p>\n<p>Keenam aspek yang dimaksud adalah pertama, orientasi pengembangan berdasarkan pemetaan antara penawaran\u00a0<em>(supply)<\/em>\u00a0dan permintaan\u00a0<em>(demand)<\/em>\u00a0untuk komoditas potensial wilayah sebagai strategi pengembangan kawasan industri yang efisien dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Kemudian kedua, pengembangan strategi peningkatan\u00a0<em>output, outcome<\/em>, dan benefit bagi industri dan ekonomi wilayah dan nasional.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ketiga, dengan mempertimbangkan letak KITB yang dekat dengan infrastruktur logistik (pelabuhan, jalan tol, dan rel), fokus pengembangan diarahkan untuk peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur, termasuk modernisasi dan pemanfaatan teknologi informasi.<\/p>\n<p>Keempat, pembangunan\u00a0<em>dry port<\/em>\u00a0untuk memanfaatkan kedekatan dengan jaringan rel dan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi biaya transportasi dan logistik.<\/p>\n<p>Kelima, pembangunan\u00a0<em>logistics center<\/em>\u00a0sebagai shared facilities dan pusat konsolidasi bagi industri di KITB untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan logistik.<\/p>\n<p>Keenam, pemanfaatan teknologi informasi untuk memantau aktivitas logistik dan pergerakan komoditas antar pelaku usaha, termasuk untuk pemantauan secara real-time.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Batang) mengapresiasi\u00a0 Kawasan industri terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah mempunyai beberapa keunggulan dan faktor potensial, hal ini disampaikan oleh CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi. Sebagai informasi, KITB yang dibangun tanpa menggunakan rencana induk pembangunan (master plan), semula merupakan permintaan Presiden Jokowi untuk menampung sejumlah industri yang hengkang dari China. Saat itu industri-industri tersebut belum ada satu pun yang masuk ke Indonesia. Setijadi juga memberikan apresiasi pemilihan dan keberhasilan pengembangan KITB, berdasarkan beberapa aspek. Yang pertama\u00a0letak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":349765,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":""},"categories":[93,7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Batang) mengapresiasi\u00a0 Kawasan industri terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah mempunyai beberapa keunggulan dan faktor potensial, hal ini disampaikan oleh CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi. Sebagai informasi, KITB yang dibangun tanpa menggunakan rencana induk pembangunan (master plan), semula merupakan permintaan Presiden Jokowi untuk menampung sejumlah industri yang hengkang dari China. Saat itu industri-industri tersebut belum ada satu pun yang masuk ke Indonesia. Setijadi juga memberikan apresiasi pemilihan dan keberhasilan pengembangan KITB, berdasarkan beberapa aspek. Yang pertama\u00a0letak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-08T03:56:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cover_w1030_h480_bip-wm.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1030\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Handi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Handi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/\",\"name\":\"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-08-08T03:56:08+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-08T03:56:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420\",\"name\":\"Handi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg\",\"caption\":\"Handi\"},\"description\":\"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Batang) mengapresiasi\u00a0 Kawasan industri terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah mempunyai beberapa keunggulan dan faktor potensial, hal ini disampaikan oleh CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi. Sebagai informasi, KITB yang dibangun tanpa menggunakan rencana induk pembangunan (master plan), semula merupakan permintaan Presiden Jokowi untuk menampung sejumlah industri yang hengkang dari China. Saat itu industri-industri tersebut belum ada satu pun yang masuk ke Indonesia. Setijadi juga memberikan apresiasi pemilihan dan keberhasilan pengembangan KITB, berdasarkan beberapa aspek. Yang pertama\u00a0letak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2024-08-08T03:56:08+00:00","og_image":[{"width":1030,"height":480,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/cover_w1030_h480_bip-wm.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Handi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Handi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/","name":"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2024-08-08T03:56:08+00:00","dateModified":"2024-08-08T03:56:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/08\/pengembangan-kawasan-indutri-batang-gunakan-master-plan-berdasarkan-enam-aspek\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengembangan Kawasan Indutri Batang Gunakan Master Plan Berdasarkan Enam Aspek"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/d2bbd006fc6beacb04826f63b933c420","name":"Handi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-13.39.57.jpeg","caption":"Handi"},"description":"Editor in beritadaerah.co.id, Consultant at LEPMIDA (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah).","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/handi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/349764"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=349764"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/349764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":349781,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/349764\/revisions\/349781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/349765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=349764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=349764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=349764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}