{"id":349544,"date":"2024-08-01T11:36:55","date_gmt":"2024-08-01T04:36:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=349544"},"modified":"2024-08-01T11:36:55","modified_gmt":"2024-08-01T04:36:55","slug":"penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/","title":{"rendered":"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah-Nasional) Harga komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar mengalami penurunan pada periode Agustus 2024 dibandingkan dengan Juli 2024. Penurunan ini terjadi karena adanya penurunan permintaan global terhadap komoditas tersebut, yang berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan untuk periode Agustus 2024. Keputusan ini diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 968 Tahun 2024 yang ditetapkan pada 29 Juli 2024 mengenai Harga Patokan Ekspor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi Santoso, menyatakan bahwa penurunan harga mencakup seluruh komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar, akibat menurunnya permintaan global terhadap komoditas tersebut. Komoditas tersebut meliputi konsentrat tembaga, konsentrat besi laterit, konsentrat timbal, dan konsentrat seng, sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemendag yang diterima InfoPublik pada Rabu (31\/7\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk periode Agustus 2024, produk pertambangan yang mengalami penurunan harga rata-rata adalah konsentrat tembaga (Cu \u2265 15 persen) dengan harga rata-rata USD 3.856,08 per WE, mengalami penurunan sebesar 1,80 persen; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) (Fe \u2265 50 persen dan Al2O2 + SiO2 \u2265 10 persen) dengan harga rata-rata USD 47,07\/WE, turun sebesar 5,45 persen; konsentrat timbal (Pb \u2265 56 persen) dengan harga rata-rata USD 886,64\/WE, turun sebesar 1,87 persen; dan konsentrat seng (Zn \u2265 51 persen) dengan harga rata-rata USD 801,81\/WE, turun sebesar 1,16 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">HPE produk pertambangan untuk periode Agustus 2024 ditetapkan berdasarkan masukan dan usulan tertulis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai instansi teknis terkait. Sebelum memberikan usulan tersebut, Kementerian ESDM melakukan perhitungan data berdasarkan harga yang diperoleh dari Asian Metal, London Bullion Market Association (LBMA), dan London Metal Exchange (LME). Penetapan HPE ini dilakukan dalam rapat koordinasi antarinstansi terkait, yang melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 968 Tahun 2024 tentang Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar untuk periode 1 sampai 31 Agustus 2024 dapat diakses melalui tautan ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Nasional) Harga komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar mengalami penurunan pada periode Agustus 2024 dibandingkan dengan Juli 2024. Penurunan ini terjadi karena adanya penurunan permintaan global terhadap komoditas tersebut, yang berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan untuk periode Agustus 2024. Keputusan ini diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 968 Tahun 2024 yang ditetapkan pada 29 Juli 2024 mengenai Harga Patokan Ekspor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":349545,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,37],"tags":[2965],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah-Nasional) Harga komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar mengalami penurunan pada periode Agustus 2024 dibandingkan dengan Juli 2024. Penurunan ini terjadi karena adanya penurunan permintaan global terhadap komoditas tersebut, yang berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan untuk periode Agustus 2024. Keputusan ini diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 968 Tahun 2024 yang ditetapkan pada 29 Juli 2024 mengenai Harga Patokan Ekspor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-01T04:36:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/BD-351.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1062\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Endah Caratri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/\",\"name\":\"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-08-01T04:36:55+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-01T04:36:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85\",\"name\":\"Endah Caratri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Endah Caratri\"},\"description\":\"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah-Nasional) Harga komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar mengalami penurunan pada periode Agustus 2024 dibandingkan dengan Juli 2024. Penurunan ini terjadi karena adanya penurunan permintaan global terhadap komoditas tersebut, yang berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan untuk periode Agustus 2024. Keputusan ini diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 968 Tahun 2024 yang ditetapkan pada 29 Juli 2024 mengenai Harga Patokan Ekspor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Budi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2024-08-01T04:36:55+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1062,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/BD-351.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Endah Caratri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Endah Caratri","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/","name":"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2024-08-01T04:36:55+00:00","dateModified":"2024-08-01T04:36:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2024\/08\/01\/penurunan-permintaan-dunia-sebabkan-harga-komoditas-pertambangan-indonesia-menurun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penurunan Permintaan Dunia Sebabkan Harga Komoditas Pertambangan Indonesia Menurun"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/7c53f9cb7be4f954ff3b5888be782c85","name":"Endah Caratri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d03bfb15db1bb00e9d986427491b10f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Endah Caratri"},"description":"Endah Caratri is Coordinating Partner of Business Advisory Services Vibiz Consulting","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/iin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/349544"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=349544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/349544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":349546,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/349544\/revisions\/349546"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/349545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=349544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=349544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=349544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}