{"id":317057,"date":"2021-09-26T16:08:12","date_gmt":"2021-09-26T09:08:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=317057"},"modified":"2021-09-26T16:08:12","modified_gmt":"2021-09-26T09:08:12","slug":"usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/","title":{"rendered":"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua"},"content":{"rendered":"<p>(Beritadaerah &#8211; Nasional)\u00a0 Gigitan nyamuk janganlah dianggap hal biasa , karena di tubuh tidak saja\u00a0 meninggalkan rasa gatal, tetapi\u00a0 Satwa kecil ini dapat \u00a0mengisap darah dan menyebarkan sejumlah penyakit \u00a0seperti nyamuk Anopheles. Dan Aedes\u00a0 Aegypti. Kedua jenis nyamuk ini sangat berbahaya karena akan menyebabkan malaria dan kaki gajah (<em>Filariasis\/Elephantiasis<\/em>) dan\u00a0 penyebab demam berdarah (<em>dengue<\/em>).<\/p>\n<p>Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada sejumlah \u00a0345 ribu jiwa masyarakat meninggal dunia yang menderita malaria dan cenderung \u00a0kasus\u00a0 malaria\u00a0 makin meningkat setiap tahunnya. . Di seluruh provinsi \u00a0yang ada di Indonesia trennya turun dari 465.700 kasus positif pada 2010 menjadi 235.700 pada 2020. Kasus terbesar \u00a086 persen dari kasus positif malaria \u00a0terdapat di Provinsi Papua, Selebihnya \u00a0berada di Papua Barat dan Maluku.<\/p>\n<p>Penyebab \u00a0malaria adalah \u00a0gigitan nyamuk Anopheles betina pembawa parasit Plasmodium. Parasit tersebut mempunyai potensi untuk \u00a0berkembang biak pada organ hati seseorang yang kondisi imun sedang lemah, sehingga cepat tertular. \u00a0Gejala yang menyertai adalah \u00a0berupa demam, kepala pusing sampai \u00a0mual yang timbuil \u00a0pada sepekan usai gigitan nyamuk. Juga dalam \u00a0situasi tertentu, gabungan dari tiga gejala itu diderita oleh beberapa penderita malaria.<\/p>\n<p>Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan Didik Budijanto, dalam siaran persnya \u00a0menyatakan, endemi tinggi malaria atau kategori merah, kasus terbanyak disumbang oleh empat kabupaten\/kota. Yaitu \u00a0Kabupaten Merauke, Kabupaten \u00a0Timika. . Kota JayapuraK dan Kabupaten Jayapura,<\/p>\n<p>Penyelenggaraan \u00a0PON \u00a0untuk ke-20 kalinya ini membuat \u00a0setiap pihak \u00a0harus \u00a0\u00a0berupaya pengendalian malaria di bagian hulu. Dengan demikian \u00a0para peserta PON maupun wisatawan domestic harus tahu dan mengenal \u00a0khas \u00a0dari bentuk \u00a0nyamuk penyebab sejumlah penyakit di Papua untuk mencegah banyak orang yang \u00a0terkena penyakit malaria.<\/p>\n<p>Apalagi \u00a0masyarakat disana kurang manyadari \u00a0bahwa malaria adalah penyakit yang berbahaya \u00a0sehingga dianggap biasa.\u00a0 . jadi perlu diiformasikan\u00a0 \u00a0kepada masyarakat bahwa\u00a0 malaria ini dapat \u00a0dicegah dan diobati namun bila tidak diperhatikan dengan benar , karena \u00a0dapat menyebabkan kematian.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah &#8211; Nasional)\u00a0 Gigitan nyamuk janganlah dianggap hal biasa , karena di tubuh tidak saja\u00a0 meninggalkan rasa gatal, tetapi\u00a0 Satwa kecil ini dapat \u00a0mengisap darah dan menyebarkan sejumlah penyakit \u00a0seperti nyamuk Anopheles. Dan Aedes\u00a0 Aegypti. Kedua jenis nyamuk ini sangat berbahaya karena akan menyebabkan malaria dan kaki gajah (Filariasis\/Elephantiasis) dan\u00a0 penyebab demam berdarah (dengue). Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada sejumlah \u00a0345 ribu jiwa masyarakat meninggal dunia yang menderita malaria dan cenderung \u00a0kasus\u00a0 malaria\u00a0 makin meningkat setiap tahunnya. . [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":63,"featured_media":317059,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah &#8211; Nasional)\u00a0 Gigitan nyamuk janganlah dianggap hal biasa , karena di tubuh tidak saja\u00a0 meninggalkan rasa gatal, tetapi\u00a0 Satwa kecil ini dapat \u00a0mengisap darah dan menyebarkan sejumlah penyakit \u00a0seperti nyamuk Anopheles. Dan Aedes\u00a0 Aegypti. Kedua jenis nyamuk ini sangat berbahaya karena akan menyebabkan malaria dan kaki gajah (Filariasis\/Elephantiasis) dan\u00a0 penyebab demam berdarah (dengue). Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada sejumlah \u00a0345 ribu jiwa masyarakat meninggal dunia yang menderita malaria dan cenderung \u00a0kasus\u00a0 malaria\u00a0 makin meningkat setiap tahunnya. . [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-26T09:08:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/pon.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/\",\"name\":\"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-09-26T09:08:12+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-26T09:08:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah &#8211; Nasional)\u00a0 Gigitan nyamuk janganlah dianggap hal biasa , karena di tubuh tidak saja\u00a0 meninggalkan rasa gatal, tetapi\u00a0 Satwa kecil ini dapat \u00a0mengisap darah dan menyebarkan sejumlah penyakit \u00a0seperti nyamuk Anopheles. Dan Aedes\u00a0 Aegypti. Kedua jenis nyamuk ini sangat berbahaya karena akan menyebabkan malaria dan kaki gajah (Filariasis\/Elephantiasis) dan\u00a0 penyebab demam berdarah (dengue). Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada sejumlah \u00a0345 ribu jiwa masyarakat meninggal dunia yang menderita malaria dan cenderung \u00a0kasus\u00a0 malaria\u00a0 makin meningkat setiap tahunnya. . [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2021-09-26T09:08:12+00:00","og_image":[{"width":1800,"height":1200,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/pon.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/","name":"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2021-09-26T09:08:12+00:00","dateModified":"2021-09-26T09:08:12+00:00","author":{"@id":""},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/09\/26\/usaha-pencegahan-penularan-malaria-pada-atlet-pon-papua\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Usaha Pencegahan Penularan Malaria Pada Atlet PON Papua"}]},{"@type":"Person","@id":"","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/317057"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/63"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=317057"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/317057\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":317061,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/317057\/revisions\/317061"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/317059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=317057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=317057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=317057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}