{"id":308705,"date":"2022-08-24T18:00:05","date_gmt":"2022-08-24T11:00:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=308705"},"modified":"2022-08-24T17:56:56","modified_gmt":"2022-08-24T10:56:56","slug":"menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/","title":{"rendered":"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah-Kolom) Indonesia sanggup menghasilkan energi terbarukan melalui matahari dan air karena cadangannya yang melimpah. Bukan rahasia lagi bahwa pemanasan global adalah salah satu masalah lingkungan terbesar yang dihadapi planet kita saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para ahli, ilmuwan, dan peneliti sama-sama setuju bahwa manusia adalah penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim saat ini, terutama karena emisi karbon dan gas rumah kaca yang diciptakan oleh gaya hidup kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak dari emisi karbon ini dilepaskan melalui aktivitas sehari-hari, seperti mengemudi, memanaskan dan mendinginkan rumah kita, serta memanfaatkan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam dunia yang ideal, semua energi akan berasal dari sumber terbarukan. Ini berarti tidak ada lagi pengeboran minyak \/ tumpahan minyak yang tidak menguntungkan, lebih sedikit emisi karbon berbahaya yang dilepaskan ke atmosfer dan berkurangnya efek pemanasan global .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun jalan masih panjang, setiap hari, para ilmuwan membuat penemuan yang membantu sumber energi terbarukan menjadi pilihan yang layak untuk generasi mendatang. Kita sekarang tahu bahwa kita menggunakan sumber daya yang terjadi secara alami di bumi seperti matahari, angin, dan air untuk memenuhi kebutuhan energi kita. Tapi bagaimana cara kerjanya? Di sini, kita akan melihat beberapa cara menggunakan energi alternatif untuk menghasilkan tenaga terbarukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bagaimana menggunakan panas matahari untuk menghasilkan energi?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teknologi energi surya mengacu pada sistem berbasis surya yang menangkap energi radiasi dari matahari dan mengubahnya menjadi bentuk energi lain, seperti energi listrik atau panas. Energi matahari meliputi tenaga surya untuk pembangkit listrik, sistem tenaga surya pasif, dan sistem panas matahari untuk pemanas ruangan dan pemanas air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada dua jenis sistem tenaga surya utama. Jenis pertama adalah melalui fotovoltaik (PV), yaitu teknologi yang digunakan pada panel surya. Di sini, sinar matahari langsung diubah oleh sistem PV menjadi listrik dengan sel surya. Jenis lainnya disebut sistem tenaga panas matahari terkonsentrasi (CSP), yang mengubah sinar matahari menjadi panas terlebih dahulu menggunakan cermin dan penerima, kemudian menggunakan panas tersebut untuk menghasilkan atau menyimpan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Energi matahari sangat mungkin menjadi sumber energi terbarukan terbaik yang kita miliki saat ini. Saat ini, ini adalah sumber energi alternatif paling melimpah dan terbersih yang tersedia serta salah satu yang termurah. Indonesia adalah rumah bagi beberapa sumber daya surya terbaik yang tersedia di seluruh dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa itu Pembangkit Listrik Tenaga Air? Bagaimana cara kerjanya?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bendungan atau waduk adalah asosiasi paling umum dengan tenaga air . Saat air mengalir melalui turbin bendungan, ia menghasilkan listrik atau tenaga air yang dipompa penyimpanan. Pembangkit listrik tenaga air aliran sungai adalah bentuk lain yang menggunakan saluran untuk menyalurkan air melalui alih-alih bendungan. Sekarang ini terdapat tiga jenis pembangkit listrik yang umum digunakan di dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Waduk<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis pembangkit listrik tenaga air yang paling umum adalah fasilitas penampungan. Fasilitas penampungan, biasanya sistem tenaga air besar, menggunakan bendungan untuk menyimpan air sungai di waduk. Air yang dilepaskan dari <em>reservoir<\/em> mengalir melalui turbin, memutarnya, yang selanjutnya mengaktifkan generator untuk menghasilkan listrik. Air dapat dilepaskan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang berubah atau untuk mempertahankan tingkat <em>reservoir<\/em> yang konstan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Run-of-river<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengalihan air sungai, kadang-kadang disebut <em>run-of-river<\/em>, fasilitas menyalurkan sebagian sungai melalui kanal atau <em>penstock<\/em>. Mungkin tidak membutuhkan penggunaan bendungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pump Storage<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis tenaga air lain yang disebut penyimpanan yang dipompa bekerja seperti baterai, menyimpan listrik yang dihasilkan oleh sumber daya lain seperti matahari, angin, dan nuklir untuk digunakan nanti. Ini menyimpan energi dengan memompa air ke atas ke waduk di ketinggian yang lebih tinggi dari waduk kedua di ketinggian yang lebih rendah. Ketika permintaan listrik rendah, fasilitas penyimpanan yang dipompa menyimpan energi dengan memompa air dari <em>reservoir<\/em> bawah ke <em>reservoir<\/em> atas. Selama periode permintaan listrik tinggi, air dilepaskan kembali ke <em>reservoir<\/em> bawah dan memutar turbin, menghasilkan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Potensi tenaga matahari dan air di Indonesia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Potensi tenaga air<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Potensi tenaga air di Indonesia menurut Hydro Power Potential Study (HPPS) pada tahun 1983 adalah 75.000 MW, dan angka ini diulang kembali pada Hydropower Inventory Study pada tahun 1993.<\/p>\n<p>Baca juga :<a href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/pasar-hydropower-tahun-2022-2026\">Pasar Hydropower Tahun 2022 \u2013 2026<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun pada laporan Master Plan Study for Hydro Power Development in Indonesia oleh Nippon Koei pada tahun 2011, potensi tenaga air setelah menjalani screening lebih lanjut adalah 26.321 MW, yang terdiri dari proyek yang sudah beroperasi (4.338 MW), proyek yang sudah direncanakan dan sedang konstruksi (5.956 MW) dan potensi baru (16.027 MW).<\/p>\n<figure id=\"attachment_291747\" aria-describedby=\"caption-attachment-291747\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img class=\"size-large wp-image-291747\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Kemilau-Senja-di-Sungai-Juk-Bu-Kabupaten-Asmat-Foto-Tin-Rumbo-Kontributor-Beritadaerah-3-1024x593.jpg\" alt=\"matahari dan air\" width=\"750\" height=\"434\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Kemilau-Senja-di-Sungai-Juk-Bu-Kabupaten-Asmat-Foto-Tin-Rumbo-Kontributor-Beritadaerah-3-1024x593.jpg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Kemilau-Senja-di-Sungai-Juk-Bu-Kabupaten-Asmat-Foto-Tin-Rumbo-Kontributor-Beritadaerah-3-300x174.jpg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Kemilau-Senja-di-Sungai-Juk-Bu-Kabupaten-Asmat-Foto-Tin-Rumbo-Kontributor-Beritadaerah-3-768x445.jpg 768w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Kemilau-Senja-di-Sungai-Juk-Bu-Kabupaten-Asmat-Foto-Tin-Rumbo-Kontributor-Beritadaerah-3.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-291747\" class=\"wp-caption-text\">Dua bocah bermain-main di atas perahu di senja hari di Sungai Juk Bu &#8211; Kabupaten Asmat (Foto: Tin Rumbo\/ Kontributor Beritadaerah)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam laporan studi tahun 2011 tersebut, potensi tenaga air diklasifikasikan dalam 4 kelompok sesuai tingkat kesulitannya dalam hal status hutan, pemukiman luas genangan, mulai dari tidak begitu sulit sampai sangat sulit. Pada skenario realistis, hanya ada sekitar 8 GW PLTA yang dapat dibangun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain tenaga air yang perlu kajian lebih lanjut, terdapat rencana kerjasama pengembangan PLTA\/PLTM\/PLTMH dengan memanfaatkan bendung\/bendungan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat pembangunannnya di Indonesia dan mengurangi resiko hambatan yang timbul dalam proses pembangunan dan pengelolaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan skema penyediaan infrastruktur melalui kerangka Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau kerjasama dimana<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementerian PUPR membangun bendungannya dan PLN membangun pembangkit listriknya. Harga pembelian tenaga listrik dari PLTA diatur melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengatur mekanisme pengembangan PLTA oleh IPP sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 50 Tahun 2017 dilakukan melalui mekanisme pemilihan langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum melakukan mekanisme pemilihan langsung, PT PLN (Persero) akan menyusun Daftar Penyedia Terseleksi (DPT).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Potensi tenaga matahari<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) potensi tenaga matahari atau tenaga surya adalah sebesar 207.898 MW.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang merupakan pembangkit dengan sumber energi <em>intermittent<\/em>, menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang fluktuatif.<\/p>\n<p>Baca juga :<a href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/2022\/04\/20\/sunseap-tandatangani-nota-kesepahaman-plts-di-kepulauan-riau\/\">Sunseap Tandatangani Nota Kesepahaman PLTS di Kepulauan Riau<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pengoperasiannya, dibutuhkan pembangkit cadangan yang dapat beroperasi secara fleksibel sebagai pembangkit pendukung untuk mengantisipasi ketika intensitas cahaya matahari mengalami penurunan akibat awan atau kondisi malam hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga, untuk setiap daerah dengan karakter sistem berbeda, dibutuhkan kajian yang berbeda juga untuk menilai kelayakan proyek PLTS, terutama untuk yang skala besar. Sampai dengan tahun 2020, PLTS yang sudah beroperasi mencapai 79 MW.<\/p>\n<figure id=\"attachment_276223\" aria-describedby=\"caption-attachment-276223\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img class=\"size-large wp-image-276223\" src=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Labuan-Bajo--1024x768.jpeg\" alt=\"matahari dan air\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Labuan-Bajo-.jpeg 1024w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Labuan-Bajo--300x225.jpeg 300w, https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Labuan-Bajo--768x576.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-276223\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi : Pemandangan Matahari Terbenam di Kawasan Pariwisata Labuan Bajo (Photo : Rudy\/BD)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga pembelian listrik dari PLTS diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Dengan berlakunya Peraturan Menteri tersebut, diharapkan kecenderungan kenaikan BPP akibat harga listrik dari energi terbarukan dapat dihindari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kali ini kita bahas dua jenis pembangkit listrik dari energi terbarukan, masih ada pembangkit-pembangkit energi terbarukan yang diupayakan di seluruh dunia. Menarik untuk dipelajari sebab Indonesia memiliki semua sumber-sumber ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah-Kolom) Indonesia sanggup menghasilkan energi terbarukan melalui matahari dan air karena cadangannya yang melimpah. Bukan rahasia lagi bahwa pemanasan global adalah salah satu masalah lingkungan terbesar yang dihadapi planet kita saat ini. Para ahli, ilmuwan, dan peneliti sama-sama setuju bahwa manusia adalah penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim saat ini, terutama karena emisi karbon dan gas rumah kaca yang diciptakan oleh gaya hidup kita. Banyak dari emisi karbon ini dilepaskan melalui aktivitas sehari-hari, seperti mengemudi, memanaskan dan mendinginkan rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":308709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[93,5,6],"tags":[276],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Indonesia memiliki potensi tenaga matahari sebesar 207.898 MW, tenaga air sebesar 75.000 MW. Tenaga matahari dan air melimpah di Indonesia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Indonesia memiliki potensi tenaga matahari sebesar 207.898 MW, tenaga air sebesar 75.000 MW. Tenaga matahari dan air melimpah di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-24T11:00:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-08-24T10:56:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Float-jumbo.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"495\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fadjar Ari Dewanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/\",\"name\":\"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-08-24T11:00:05+00:00\",\"dateModified\":\"2022-08-24T10:56:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b\"},\"description\":\"Indonesia memiliki potensi tenaga matahari sebesar 207.898 MW, tenaga air sebesar 75.000 MW. Tenaga matahari dan air melimpah di Indonesia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b\",\"name\":\"Fadjar Ari Dewanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fadjar Ari Dewanto\"},\"description\":\"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.beritadaerah.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/fajar-ari-dewanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air - Berita Daerah","description":"Indonesia memiliki potensi tenaga matahari sebesar 207.898 MW, tenaga air sebesar 75.000 MW. Tenaga matahari dan air melimpah di Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air - Berita Daerah","og_description":"Indonesia memiliki potensi tenaga matahari sebesar 207.898 MW, tenaga air sebesar 75.000 MW. Tenaga matahari dan air melimpah di Indonesia","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2022-08-24T11:00:05+00:00","article_modified_time":"2022-08-24T10:56:56+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":495,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Float-jumbo.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fadjar Ari Dewanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fadjar Ari Dewanto","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/","name":"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2022-08-24T11:00:05+00:00","dateModified":"2022-08-24T10:56:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b"},"description":"Indonesia memiliki potensi tenaga matahari sebesar 207.898 MW, tenaga air sebesar 75.000 MW. Tenaga matahari dan air melimpah di Indonesia","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2022\/08\/24\/menghasilkan-energi-terbarukan-melalui-matahari-dan-air\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menghasilkan Energi Terbarukan Melalui Matahari dan Air"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/85ed2f5492b68a7b853f8eb53fbab73b","name":"Fadjar Ari Dewanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/551e2d24aaf1f2eac4a2857f7d83b8bd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fadjar Ari Dewanto"},"description":"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.","sameAs":["http:\/\/www.beritadaerah.co.id"],"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/fajar-ari-dewanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308705"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=308705"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308705\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":334452,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308705\/revisions\/334452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/308709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=308705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=308705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=308705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}