{"id":299715,"date":"2021-01-25T11:35:20","date_gmt":"2021-01-25T04:35:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=299715"},"modified":"2021-01-25T11:35:20","modified_gmt":"2021-01-25T04:35:20","slug":"inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/","title":{"rendered":"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat &#038; Tingkatkan Sosialisasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah \u2013 Jakarta) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) pada tanggal 22 Januari 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inmendagri dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan agar kebijakan PPKM diperpanjang sesuai hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terhadap pelaksanaan PPKM tahap pertama periode 11-25 Januari 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDiperlukan langkah cepat, tepat, fokus dan terpadu antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,\u201d disebutkan dalam Inmendagri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, Tito menginstruksikan kepada seluruh Gubernur se-Jawa dan Bali untuk mengatur PPKM di wilayah masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMengatur pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan virus COVID-19 dan Gubernur pada Provinsi sebagaimana dimaksud dapat menambahkan prioritas wilayah pembatasan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah dan memperhatikan cakupan pemberlakuan pembatasan,\u201d bunyi instruksi Mendagri pada diktum kesatu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain kepada para Gubernur, instruksi ini juga ditujukan kepada para Bupati\/Wali Kota dengan prioritas wilayah, yaitu di Jawa Barat adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan wilayah Bandung Raya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk Banten, yaitu wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Jawa Tengah meliputi Semarang Raya, Banyumas Raya, dan Kota Surakarta serta sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawa Timur dengan prioritas wilayah Surabaya Raya dan Malang Raya. Terakhir, Bali dengan prioritas wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar serta sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, disebutkan dalam diktum kedua instruksi, pemberlakuan pembatasan tersebut terdiri dari:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">a. membatasi tempat kerja\/perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work Form Office sebesar 25 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;<br \/>\nb. melaksanakan kegiatan belajar\/mengajar secara daring\/online;<br \/>\nc. untuk sektor esensial seperti kesehatan; bahan pangan, makanan, minuman; energi; komunikasi dan teknologi informasi; keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal; logistik; perhotelan; konstruksi; industri strategis; pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;<br \/>\nd.melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan:<br \/>\n\u2013 kegiatan restoran (makan\/minum di tempat sebesar 25 persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar\/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran; dan<br \/>\n\u2013 pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan\/mal sampai dengan pukul 20.00 WIB;<br \/>\ne. mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat;<br \/>\nf. mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan protokol kesehatan secara lebih ketat;<br \/>\ng. kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya yang dapat menimbulkan kerumunan dihentikan sementara; dan<br \/>\nh. dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditegaskan Mendagri pada diktum ketiga, cakupan pengaturan pemberlakuan tersebut meliputi Provinsi\/Kabupaten\/Kota yang memenuhi unsur\/kriteria tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional; tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat nasional; tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional; dan tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit (Bed Occupancy Ratio\/BOR) untuk Intensive Care Unit (ICU) dan ruang isolasi di atas 70 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada diktum keempat, Mendagri menyebutkan, pengaturan pemberlakuan pembatasan dilakukan di seluruh provinsi pada wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali dengan pertimbangan bahwa seluruh provinsi pada wilayah tersebut memenuhi salah satu atau lebih dari 4 unsur\/kriteria yang ditetapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cGubernur dapat menetapkan Kabupaten\/Kota lain di wilayahnya, dengan mempertimbangkan keempat parameter dan pertimbangan lain untuk memperkuat upaya pengendalian COVID-19,\u201d tegas Tito.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada diktum kelima disebutkan, selain pengaturan pemberlakuan pembatasan sebagaimana dimaksud, Mendagri juga meminta agar daerah tersebut lebih mengintensifkan kembali protokol kesehatan (menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di samping itu juga memperkuat kemampuan tracking, sistem dan manajemen tracing, perbaikan treatment termasuk untuk meningkatkan fasilitas kesehatan (tempat tidur, ruang ICU, maupun tempat isolasi\/karantina), koordinasi antardaerah yang berdekatan melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) untuk redistribusi pasien dan tenaga kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada diktum keenam disebutkan, pengaturan PPKM ini berlaku mulai tanggal 26 Januari sampai dengan 8 Februari 2021, dan mempertimbangkan berakhirnya masa berlaku pembatasan berdasarkan pencapaian target pada keempat parameter selama 4 (empat) minggu berturut-turut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk itu para kepala daerah agar melakukan monitoring dan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait secara berkala,\u201d ujar Tito.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepada Gubernur dan Bupati\/Wali Kota pada daerah yang tidak termasuk pemberlakuan pengaturan pembatasan, Mendagri menginstruksikan untuk tetap memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran protokol kesehatan COVID-19.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Mendagri juga memberi arahan yang ditujukan kepada seluruh Gubernur dan Bupati\/Wali Kota untuk mengoptimalkan kembali posko Satgas COVID-19 tingkat Provinsi, Kabupaten\/Kota, Kelurahan\/Desa, sampai dengan Dusun\/RW\/RT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKhusus untuk wilayah desa, dalam penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19 dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) secara akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab,\u201d ujar Tito, tertuang dalam diktum kedelapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada diktum tersebut, juga tertuang instruksi pada seluruh Gubernur dan Bupati\/Wali Kota untuk berupaya mencegah dan menghindari kerumunan baik dengan cara persuasif maupun melalui cara penegakan hukum dengan melibatkan aparat keamanan (Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan melibatkan Tentara Nasional Indonesia).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Serta untuk melaporkan hasil monitoring pelaksanaan PPKM secara mingguan kepada Mendagri tembusan kepada Satgas Penanganan COVID-19 Nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cInstruksi Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 26 Januari 2021 dan pada saat Instruksi Menteri mulai berlaku, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,\u201d bunyi diktum kesembilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agustinus Purba\/Journalist\/BD<br \/>\nEditor : Agustinus<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah \u2013 Jakarta) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) pada tanggal 22 Januari 2021. Inmendagri dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan agar kebijakan PPKM diperpanjang sesuai hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terhadap pelaksanaan PPKM tahap pertama periode 11-25 Januari 2021. \u201cDiperlukan langkah cepat, tepat, fokus dan terpadu antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":299717,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat &amp; Tingkatkan Sosialisasi - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat &amp; Tingkatkan Sosialisasi - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah \u2013 Jakarta) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) pada tanggal 22 Januari 2021. Inmendagri dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan agar kebijakan PPKM diperpanjang sesuai hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terhadap pelaksanaan PPKM tahap pertama periode 11-25 Januari 2021. \u201cDiperlukan langkah cepat, tepat, fokus dan terpadu antara [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-25T04:35:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/InMendagri-Tentang-PKM-Foto-Setkab.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"678\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"405\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/\",\"name\":\"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat & Tingkatkan Sosialisasi - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-01-25T04:35:20+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-25T04:35:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat &#038; Tingkatkan Sosialisasi\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\",\"name\":\"Ita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"caption\":\"Ita\"},\"description\":\"Journalist\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat & Tingkatkan Sosialisasi - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat & Tingkatkan Sosialisasi - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah \u2013 Jakarta) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) pada tanggal 22 Januari 2021. Inmendagri dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan agar kebijakan PPKM diperpanjang sesuai hasil monitoring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terhadap pelaksanaan PPKM tahap pertama periode 11-25 Januari 2021. \u201cDiperlukan langkah cepat, tepat, fokus dan terpadu antara [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2021-01-25T04:35:20+00:00","og_image":[{"width":678,"height":405,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/InMendagri-Tentang-PKM-Foto-Setkab.png","type":"image\/png"}],"author":"Ita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ita","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/","name":"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat & Tingkatkan Sosialisasi - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2021-01-25T04:35:20+00:00","dateModified":"2021-01-25T04:35:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2021\/01\/25\/inmendagri-tentang-ppkm-covid-19-se-jawa-bali-wilayah-lain-tetap-perkuat-tingkatkan-sosialisasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inmendagri Tentang PPKM Covid-19 Se Jawa-Bali, Wilayah Lain Tetap Perkuat &#038; Tingkatkan Sosialisasi"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2","name":"Ita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","caption":"Ita"},"description":"Journalist","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299715"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=299715"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299715\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/299717"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=299715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=299715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=299715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}