{"id":275689,"date":"2019-11-12T14:43:38","date_gmt":"2019-11-12T07:43:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?p=275689"},"modified":"2019-11-12T14:44:00","modified_gmt":"2019-11-12T07:44:00","slug":"tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/","title":{"rendered":"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah \u2013 NTT) Siapa yang tidak mengenal tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT)? NTT memang merupakan daerah yang kaya akan tenun ikat, salah satunya berasal dari Kabupaten Belu yang menjadi salah satu bagian dalam wilayah Provinsi NTT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tenun ikat yang dihasilkan Kabupaten Belu memiliki empat etnis dengan beragam variasi tenun. Salah satu yang terkenal adalah etnis kemak yang berada di Dusun Poba, Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur. Usaha mempertahankan dan mengembangkan tenun ikat di daerah ini dilakukan dengan membentuk kelompok tenun ikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diharapkan melalui kelompok tenun ikat ini, selain melestarikan budaya tenun ikat dapat pula meningkatkan perekonomian para anggotannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Regina Soi Bere yang menjadi ketua kelompok Melati yang sudah terbentuk semenjak 5 tahun silam beranggotakan 11 Ibu Rumah Tangga (IRT). Menurut Regina, kelompok ini sangat membantu mereka dalam urusan keuangan, teristimewa untuk menjawab kebutuhan keluarga mereka masing \u2013 masing dari kebutuhan sehari \u2013 hari sampai dengan kebutuhan sekolah anak\u2013 anak mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHal yang menjadi keresahan para penenun dari kelompok tenun ikat Melati hampir sama dialami oleh penenun di seluruh wilayah NTT adalah masalah pewarisan teknik menenun kepada generasi muda sekarang ini. Ini harus menjadi fokus perhatian pemerintah dan masyarakat NTT di manapun berada,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil tenunan yang baik, proses pewarnaan dilakukan dengan dua cara, baik menggunakan pewarna tradisional seperti campuran abu dapur, kapur sirih maupun jenis tenunan yang menggunakan pewarna buatan. Tenun yang menggunakan pewarna tradisional membutuhkan waktu yang lebih lama karena proses pembuatannya yang lumayan sulit dan harganya pun tentu lebih mahal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan pemasaran hasil tenun ikat bisa dijual secara langsung, melalui pesanan maupun lewat pameran lokal serta studi tenun yang di gelar sesuai program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga hasil tenunan pun bervariasi yang mengggunakan bahan pewarna alam tradisional harga berkisar Rp.1.000.000 hingga Rp. 2.000.000,- sedangkan tenunan yang menggunakan bahan pewarna buatan harga lebih murah antara Rp. 500.000,- hingga Rp. 600.000,-.<\/p>\n<p>Herwantoro\/Journalist\/BD<br \/>\nEditor: Emy Trimahanani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah \u2013 NTT) Siapa yang tidak mengenal tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT)? NTT memang merupakan daerah yang kaya akan tenun ikat, salah satunya berasal dari Kabupaten Belu yang menjadi salah satu bagian dalam wilayah Provinsi NTT. Tenun ikat yang dihasilkan Kabupaten Belu memiliki empat etnis dengan beragam variasi tenun. Salah satu yang terkenal adalah etnis kemak yang berada di Dusun Poba, Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur. Usaha mempertahankan dan mengembangkan tenun ikat di daerah ini dilakukan dengan membentuk kelompok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":275691,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah \u2013 NTT) Siapa yang tidak mengenal tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT)? NTT memang merupakan daerah yang kaya akan tenun ikat, salah satunya berasal dari Kabupaten Belu yang menjadi salah satu bagian dalam wilayah Provinsi NTT. Tenun ikat yang dihasilkan Kabupaten Belu memiliki empat etnis dengan beragam variasi tenun. Salah satu yang terkenal adalah etnis kemak yang berada di Dusun Poba, Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur. Usaha mempertahankan dan mengembangkan tenun ikat di daerah ini dilakukan dengan membentuk kelompok [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-11-12T07:43:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-11-12T07:44:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Tenun-Ikat-NTT-Lestarikan-Budaya-dan-Tingkatkan-Perekonomian.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"639\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Anna S\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Anna S\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/\",\"name\":\"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-11-12T07:43:38+00:00\",\"dateModified\":\"2019-11-12T07:44:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/68922de19123ce6b4705bf47e1690ccf\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/68922de19123ce6b4705bf47e1690ccf\",\"name\":\"Anna S\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b206c312ffc2a3ea1c7f5d4a7e83a5ce?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b206c312ffc2a3ea1c7f5d4a7e83a5ce?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Anna S\"},\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/anna-s\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah \u2013 NTT) Siapa yang tidak mengenal tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT)? NTT memang merupakan daerah yang kaya akan tenun ikat, salah satunya berasal dari Kabupaten Belu yang menjadi salah satu bagian dalam wilayah Provinsi NTT. Tenun ikat yang dihasilkan Kabupaten Belu memiliki empat etnis dengan beragam variasi tenun. Salah satu yang terkenal adalah etnis kemak yang berada di Dusun Poba, Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur. Usaha mempertahankan dan mengembangkan tenun ikat di daerah ini dilakukan dengan membentuk kelompok [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2019-11-12T07:43:38+00:00","article_modified_time":"2019-11-12T07:44:00+00:00","og_image":[{"width":960,"height":639,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Tenun-Ikat-NTT-Lestarikan-Budaya-dan-Tingkatkan-Perekonomian.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Anna S","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Anna S","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/","name":"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2019-11-12T07:43:38+00:00","dateModified":"2019-11-12T07:44:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/68922de19123ce6b4705bf47e1690ccf"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/11\/12\/tenun-ikat-ntt-lestarikan-budaya-dan-tingkatkan-perekonomian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tenun Ikat NTT, Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Perekonomian"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/68922de19123ce6b4705bf47e1690ccf","name":"Anna S","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b206c312ffc2a3ea1c7f5d4a7e83a5ce?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b206c312ffc2a3ea1c7f5d4a7e83a5ce?s=96&d=mm&r=g","caption":"Anna S"},"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/anna-s\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275689"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275689"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275689\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275691"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}