{"id":266449,"date":"2019-04-24T15:57:40","date_gmt":"2019-04-24T08:57:40","guid":{"rendered":"http:\/\/beritadaerah.co.id\/?p=266449"},"modified":"2019-04-24T15:57:40","modified_gmt":"2019-04-24T08:57:40","slug":"presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/","title":{"rendered":"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemerintah sejak Februari lalu telah mulai menyusun pagu anggaran untuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 bagi seluruh kementerian\/lembaga (K\/L).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kebijakan pokok dalam penyusunan APBN adalah dalam rangka memacu investasi dan ekspor, terutama bertumpu kepada bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), di samping juga untuk tetap menjaga pembangunan infrastruktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBapak Presiden meminta supaya anggaran diefisienkan, terutama dari sisi belanja barang di dalam rangka untuk betul-betul memfokuskan anggaran untuk kebijakan pembangunan, yaitu terutama belanja modal dan belanja-belanja yang tadi berhubungan dengan SDM dan infrastruktur,\u201d kata Sri Mulyani kepada wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Selasa (23\/4).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, efisiensi birokrasi harus dilakukan, terutama bagaimana mendorong investasi ekspor melalui berbagai macam insentif-insentif, yaitu insentif fiskal yang bisa dilakukan maupun dari sisi pelayanan untuk memberikan kemudahan kepada para investor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan rambu-rambu tersebut dan juga tentu dengan berbagai program-program yang selama ini sudah disampaikan untuk ditampung, seperti Kartu Sembako, Kartu KIP Kuliah, Kartu Pra Kerja, kami mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk tahun 2020,\u201d ungkap Menkeu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk awal ini, menurut Menkeu, pemerintah berasumsi bahwa pertumbuhan ekonomi akan berkisar antara 5,3%-5,6%. \u201cBapak Presiden mengharapkan kita bisa memacu sampai ke 5,6%,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara inflasi, menurut Menkeu, masih akan tetap terjaga antara 2-4%, suku bunga antara 5-5,3. Dan juga dari sisi nilai tukar yang mungkin masih agak bervariasi karena tahun ini digunakan asumsi Rp15.000\/dolar AS namun sekarang sudah mencapai di Rp14.000. Jadi akan digunakan range yang masih lebar. Sementara untuk harga minyak, juga masih antara 60-70. Dan juga untuk lifting minyak maupun gas yang kira-kira mungkin setara dengan yang selama ini masih diproduksi, meskipun angkanya masih di dalam range.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fokus<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menkeu Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, dalam pembahasan hari ini, sudah mulai difokuskan bagaimana program-program prioritas mendesak yang akan dilakukan dan akan bisa ditampung. Seperti tadi untuk pembangunan sumber daya manusia seperti KIP Kuliah maupun Kartu Pra Kerja, vokasi ini akan dikoordinasi lagi oleh menteri-menteri terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian juga untuk Kartu Sembako yang akan diredesain bersama-sama dengan PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT yang merupakan Bantuan Pemerintah Non Tunai untuk bisa dibuat menjadi satu kartu yang bisa membantu masyarakat di dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari secara affordable.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian untuk BPJS Kesehatan, menurut Menkeu, juga masih akan dilakukan review berdasarkan hasil audit dari BPKP. \u201cNamun kita sudah mulai mempertimbangkan untuk menaikkan iuran yang dibayarkan melalui PBI Pemerintah dari yang sekarang ini Rp23.000 lebih tinggi lagi tapi belum ditetapkan namun sudah ada ancang-ancang untuk menaikkan, juga jumlah penerimanya dinaikkan menjadi di atas 100 juta orang,\u201d terang Menkeu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk infrastruktur, lanjut Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Presiden dan Wapres mengharapkan agar ada kenaikan terutama untuk jalan-jalan yang selama ini terutama jalan-jalan arteri, jalan yang masuk selain jalan utama terutama di daerah kabupaten\/kota dan tempat-tempat yang memang akan menjadi fokus. Termasuk destinasi pariwisata, Presiden mengharapkan empat destinasi pariwisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelama ini sudah ditetapkan 10 tapi empat yang lebih prioritas harus selesai pada tahun 2020 nanti. Artinya selesai seluruh infrastrukturnya, seluruh fasilitasnya (fasum, fasos). Itu yaitu Borobudur, Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo,\u201d ungkap Menkeu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsumsi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenai mesin pertumbuhan ekonomi, Menkeu menjelaskan, komposisi agregat demand tentu masih tetap konsumsi, ada di sekitar 5,2 persen. Kemudian investasi diharapkan tumbuh. Namun diungkapkannya, kalau untuk mendekati 5,6% pertumbuhan ekonomi diharapkan growth dari investasi mendekati 7,5%, sementara ekspor juga diharapkan tetap memiliki momentum tumbuh di sekitar 7% juga, dan impor tetap kita jaga pada pertumbuhan sekitar 6%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cItu semuanya adalah komposisi agregat demand-nya. Tapi sisi suplainya mungkin kita akan lihat lagi dari sisi produktivitas masing-masing sektor, apakah pertanian, terutama manufaktur yang selama ini kita harapkan untuk bisa tumbuh di atas yang selama ini hanya sekitar 4-5 persen, kita harapkan bisa tumbuh tinggi,\u201d sambung Menkeu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenai pemangkasan belanja barang, Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sebetulnya yang Presiden inginkan adalah baseline menggunakan tahun 2015, yang waktu itu sebenarnya sudah naik cukup Rp233 triliun untuk belanja barangnya. Sementara. sekarang ini belanja barang bisa mencapai Rp290 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi nanti kita akan lihat space ini pasti dialihkan oleh Bapak Presiden dan Wapres untuk lebih banyak menunjang anggaran belanja modal. Kapasitas dari Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Menteri Energi di dalam rangka untuk membelanjakan hal itu,\u201d terang Menkeu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Source : Setkab<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemerintah sejak Februari lalu telah mulai menyusun pagu anggaran untuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 bagi seluruh kementerian\/lembaga (K\/L). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kebijakan pokok dalam penyusunan APBN adalah dalam rangka memacu investasi dan ekspor, terutama bertumpu kepada bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), di samping juga untuk tetap menjaga pembangunan infrastruktur. \u201cBapak Presiden meminta supaya anggaran diefisienkan, terutama dari sisi belanja barang di dalam rangka untuk betul-betul memfokuskan anggaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":266451,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"kia_subtitle":""},"categories":[],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemerintah sejak Februari lalu telah mulai menyusun pagu anggaran untuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 bagi seluruh kementerian\/lembaga (K\/L). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kebijakan pokok dalam penyusunan APBN adalah dalam rangka memacu investasi dan ekspor, terutama bertumpu kepada bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), di samping juga untuk tetap menjaga pembangunan infrastruktur. \u201cBapak Presiden meminta supaya anggaran diefisienkan, terutama dari sisi belanja barang di dalam rangka untuk betul-betul memfokuskan anggaran [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-24T08:57:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Setkab-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/\",\"name\":\"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-04-24T08:57:40+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-24T08:57:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\",\"name\":\"Ita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"caption\":\"Ita\"},\"description\":\"Journalist\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemerintah sejak Februari lalu telah mulai menyusun pagu anggaran untuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 bagi seluruh kementerian\/lembaga (K\/L). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kebijakan pokok dalam penyusunan APBN adalah dalam rangka memacu investasi dan ekspor, terutama bertumpu kepada bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), di samping juga untuk tetap menjaga pembangunan infrastruktur. \u201cBapak Presiden meminta supaya anggaran diefisienkan, terutama dari sisi belanja barang di dalam rangka untuk betul-betul memfokuskan anggaran [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2019-04-24T08:57:40+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Setkab-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ita","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/","name":"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2019-04-24T08:57:40+00:00","dateModified":"2019-04-24T08:57:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/04\/24\/presiden-jokowi-minta-rapbn-2020-lebih-efisien\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Efisien"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2","name":"Ita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","caption":"Ita"},"description":"Journalist","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266449"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=266449"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/266449\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/266451"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=266449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=266449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=266449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}