{"id":257863,"date":"2019-02-12T17:40:50","date_gmt":"2019-02-12T10:40:50","guid":{"rendered":"http:\/\/beritadaerah.co.id\/?p=257863"},"modified":"2019-02-12T17:41:47","modified_gmt":"2019-02-12T10:41:47","slug":"pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/","title":{"rendered":"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi &#038; SMK Diperbaiki"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah \u2013 Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, setelah pembangunan infrastruktur, pemerintah akan masuk kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran. Untuk itu, Presiden mengingatkan pentingnya peran insan-insan pendidikan bertanggung jawab atas berhasil tidaknya pembangunan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia secara besar-besaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita harus berubah, infrastruktur kita harus baik, sumber daya manusia kita harus baik,\u201d kata Presiden Jokowi saat membuka Rembuk Nasional (Rembuknas) Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 di Pusdiklat Kemendikbud, Sawangan Depok, Jawa Barat, Selasa (12\/2).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua hal itu, infrastruktur dan sumber daya manusia, tegas Presiden, menjadi prasyarat supaya kita tidak terjebak pada negara dengan pendapatan menengah, dan tidak bisa melompat kepada negara maju.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu, menurut Presiden, mulai tahun ini dan mungkin tahun depan, pemerintah akan besar-besaran refocusing anggaran untuk masuk kepada pembangunan sumber daya manusia. \u201cApa yang kita kerjakan? Pelatihan vokasi, pendidikan vokasi, politeknik, upgrading skill, BLK pondok pesantren, semuanya harus kita kerjakan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, Presiden Jokowi meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar kewenangan pendidikan, urusan pendidikan daerah (kabupaten, kota, provinsi) dan pusat ini harus betul-betul jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApa yang menjadi tanggung jawab provinsi, kota dan kabupaten, apa yang menjadi tanggung jawab menteri. Harus jelas, terkonsolidasi, dan terkoordinasi dengan baik,\u201d tegas Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden meminta agar untuk sekolah vokasi, SMK-SMK, guru-gurunya harus diupgrade, terutama yang berkaitan dengan kemampuan skill, kemampuan guru-guru dalam melatih siswanya. Guru yang terampil harus lebih banyak daripada guru yang normatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cGuru normatif misalnya guru agama, guru Pancasila, guru Bahasa Indonesia. Guru normatif di SMK juga penting, tapi informasi yang saya terima, guru normatif ini justru persentasenya lebih banyak yaitu 65 persen. Ini tugas kementerian, tugas Bapak-Ibu sekalian untuk menyiapkan ini, meng-upgrade agar guru-guru yang bisa melatih, guru-guru yang terampil itu lebih banyak,\u201d pesan Presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden juga mengingatkan pentingnya mengenalkan kepada anak-anak, bahwa saat ini sudah zamannya Revolusi Industri 4.0. Karena itu, kita harus memberikan pelajaran-pelajaran yang berkaitan dengan digitalisasi, seperti bahasa coding, artificial intelligence, advanced robotic, cryptocurrency, dan virtual reality.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulai dikenalkan karena ini sebuah kesempatan, kalau kita bisa melakukan lompatan katak, melompati negara lain, inilah kesempatan kita,\u201d ujar Presiden Jokowi seraya menambahkan, oleh sebab itu, pembangunan sumber daya manusia nantinya betul-betul akan difokuskan, anggarannya difokuskan, programnya difokuskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kompetisi Sangat Ketat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat berdialog dengan peserta Rembuk Nasional Kebudayaan, Presiden Jokowi mangingatkan, bahwa kita sekarang ini berhadapan pada persaingan antarnegara yang sangat ketat, dan kuncinya ada di sumber daya manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila kita bisa meng-upgrade secepat-cepatnya sehingga levelnya melebihi negara-negara di kanan-kiri kita, Presiden menilai, itulah yang namanya nanti kemenangan kita dalam bersaing, dalam berkompetisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ke depan, lanjut Presiden, yang namanya negara kaya mengalahkan negara miskin itu sudah enggak ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Negara besar mengalahkan negara yang kecil juga tidak ada. Ke depan semakin ke sana semakin ke sana, negara cepat itu akan mengalahkan negara yang lambat, negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lamban. \u201cSehingga kita dalam hal apapun membutuhkan kecepatan, kecepatan, kecepatan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan itu diikuti oleh 1.238 orang dari berbagai wilayah yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan seluruh Indonesia, perwakilan bidang pendidikan dan kebudayaan luar negeri, Kepala UPT Kemendikbud Daerah, Ketua Dewan Kesenian provinsi, Ketua pengurus besar organisasi-organisasi profesi guru, serta mitra kerja sama Kemendikbud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Desa, PDTT Eko Putro Sanjojo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Source : setkab<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah \u2013 Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, setelah pembangunan infrastruktur, pemerintah akan masuk kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran. Untuk itu, Presiden mengingatkan pentingnya peran insan-insan pendidikan bertanggung jawab atas berhasil tidaknya pembangunan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia secara besar-besaran. \u201cKita harus berubah, infrastruktur kita harus baik, sumber daya manusia kita harus baik,\u201d kata Presiden Jokowi saat membuka Rembuk Nasional (Rembuknas) Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 di Pusdiklat Kemendikbud, Sawangan Depok, Jawa Barat, Selasa (12\/2). Dua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":257865,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi &amp; SMK Diperbaiki - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi &amp; SMK Diperbaiki - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah \u2013 Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, setelah pembangunan infrastruktur, pemerintah akan masuk kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran. Untuk itu, Presiden mengingatkan pentingnya peran insan-insan pendidikan bertanggung jawab atas berhasil tidaknya pembangunan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia secara besar-besaran. \u201cKita harus berubah, infrastruktur kita harus baik, sumber daya manusia kita harus baik,\u201d kata Presiden Jokowi saat membuka Rembuk Nasional (Rembuknas) Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 di Pusdiklat Kemendikbud, Sawangan Depok, Jawa Barat, Selasa (12\/2). Dua [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-12T10:40:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-02-12T10:41:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Rembuk-Nasional.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1363\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/\",\"name\":\"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi & SMK Diperbaiki - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-02-12T10:40:50+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-12T10:41:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi &#038; SMK Diperbaiki\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\",\"name\":\"Ita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"caption\":\"Ita\"},\"description\":\"Journalist\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi & SMK Diperbaiki - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi & SMK Diperbaiki - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah \u2013 Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, setelah pembangunan infrastruktur, pemerintah akan masuk kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran. Untuk itu, Presiden mengingatkan pentingnya peran insan-insan pendidikan bertanggung jawab atas berhasil tidaknya pembangunan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia secara besar-besaran. \u201cKita harus berubah, infrastruktur kita harus baik, sumber daya manusia kita harus baik,\u201d kata Presiden Jokowi saat membuka Rembuk Nasional (Rembuknas) Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 di Pusdiklat Kemendikbud, Sawangan Depok, Jawa Barat, Selasa (12\/2). Dua [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2019-02-12T10:40:50+00:00","article_modified_time":"2019-02-12T10:41:47+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1363,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Rembuk-Nasional.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ita","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/","name":"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi & SMK Diperbaiki - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2019-02-12T10:40:50+00:00","dateModified":"2019-02-12T10:41:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2019\/02\/12\/pembangunan-sdm-yang-unggul-jokowi-perlu-guru-guru-vokasi-smk-diperbaiki\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembangunan SDM yang Unggul, Jokowi : Guru-Guru Vokasi &#038; SMK Diperbaiki"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2","name":"Ita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","caption":"Ita"},"description":"Journalist","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257863"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=257863"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257863\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/257865"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=257863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=257863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=257863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}