{"id":253081,"date":"2018-11-17T22:25:52","date_gmt":"2018-11-17T15:25:52","guid":{"rendered":"http:\/\/beritadaerah.co.id\/?p=253081"},"modified":"2018-12-17T21:50:43","modified_gmt":"2018-12-17T14:50:43","slug":"banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/","title":{"rendered":"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemkab Banyuwangi kembali menggelar ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF), Sabtu malam (17\/11). Digelar rutin tiap tahun sejak 2013, perhelatan itu selalu mengangkat motif asli batik Banyuwangi secara bergiliran. Tahun ini, BBF menampilkan motif \u201cgedhegan\u201d. Motif tersebut menyerupai \u201cgedheg\u201d yang berupa dinding terbuat dari bambu, terdiri atas goresan baris horisontal dan vertikal yang beraturan menyerupai anyaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, motif gedhegan melambangkan arti persatuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPesan ini kontekstual dengan kondisi bangsa saat ini. Perbedaan pandangan politik atau apapun tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan perpecahan. Tema ini ingin memberi pesan pentingnya menjaga keindonesiaan di tengah ancaman intoleransi,\u201d ungkap Anas saat konferensi pers BBF di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, Sabtu (17\/11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, menurut Anas, motif gedhegan juga bermakna kekuatan. Gedheg yang berbahan dasar bambu menyiratkan hal tersebut. Bambu memiliki akar yang kukuh dan tahan erosi. Hal ini, tak lain karena akar bambu yang berkumpul sehingga menimbulkan kekuatan tersendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAkar bambu ini kuat. Kuatnya bukan karena akarnya tunjang dan dalam. Tapi karena mereka bersatu. Tidak ada bambu yang tumbuh sendiri. Demikian pula Banyuwangi, kita ingin maju bareng-bareng. Kemajuannya harus inklusif, mengajak semuanya,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BBF 2018 menampilkan 105 desain batik. Ajang tahunan itu digelar untuk mengerek daya saing perajin batik Banyuwangi itu bakal menyajikan kolaborasi antara pelaku batik lokal dan Italia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita kolaborasikan UMKM batik Banyuwangi dengan industri fesyen nasional dan internasional. Ada perancang mode nasional dan internasional yang ikut bersama-sama mendorong perkembangan desainer dan perajin batik Banyuwangi,\u201d kata Anas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Anas, BBF tidak hanya menghadirkan pentas megah fashion dan obyek wisata. Namun, juga bagaimana mengungkit perekomonian daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTak ada artinya panggung megah tanpa adanya korelasi pada pemberdayaan dan peningkatan ekonomi daerah. Kita berharap ada peningkatan standar para pembatik Banyuwangi. Sehingga omsetnya pun akan meningkat. Inilah sebenarnya tujuan utama festival ini,\u201d papar Anas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma, menyebutkan, perkembangan batik di Banyuwangi sangat luar biasa. Karya-karya perajin Banyuwangi untuk terus meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya salut dengan Banyuwangi sebagai daerah dengan pengembangan batik yang signifikan. Skemanya komprehensif dalam mengangkat karya perajin lokal,&#8221; kata perancang mode nasional itu.&lt;p\/.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal senada juga diungkapkan oleh desainer kenamaan Priscilla Saputra. &#8220;Saya sudah terlibat lima tahun dalam BBF. Industri batik di Banyuwangi berkembang pesat, baik dari sisi kualitas desain maupun pemasarannya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Agustinus\/Journalist\/BD<br \/>\nEditor : Panda<br \/>\nSource : Banyuwangikab<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemkab Banyuwangi kembali menggelar ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF), Sabtu malam (17\/11). Digelar rutin tiap tahun sejak 2013, perhelatan itu selalu mengangkat motif asli batik Banyuwangi secara bergiliran. Tahun ini, BBF menampilkan motif \u201cgedhegan\u201d. Motif tersebut menyerupai \u201cgedheg\u201d yang berupa dinding terbuat dari bambu, terdiri atas goresan baris horisontal dan vertikal yang beraturan menyerupai anyaman. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, motif gedhegan melambangkan arti persatuan. \u201cPesan ini kontekstual dengan kondisi bangsa saat ini. Perbedaan pandangan politik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":253083,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"kia_subtitle":""},"categories":[],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia - Berita Daerah<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia - Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemkab Banyuwangi kembali menggelar ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF), Sabtu malam (17\/11). Digelar rutin tiap tahun sejak 2013, perhelatan itu selalu mengangkat motif asli batik Banyuwangi secara bergiliran. Tahun ini, BBF menampilkan motif \u201cgedhegan\u201d. Motif tersebut menyerupai \u201cgedheg\u201d yang berupa dinding terbuat dari bambu, terdiri atas goresan baris horisontal dan vertikal yang beraturan menyerupai anyaman. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, motif gedhegan melambangkan arti persatuan. \u201cPesan ini kontekstual dengan kondisi bangsa saat ini. Perbedaan pandangan politik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Daerah\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-11-17T15:25:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-12-17T14:50:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/Batik-Vibizmedia.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"524\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\",\"name\":\"Berita Daerah\",\"description\":\"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/\",\"name\":\"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia - Berita Daerah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2018-11-17T15:25:52+00:00\",\"dateModified\":\"2018-12-17T14:50:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2\",\"name\":\"Ita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg\",\"caption\":\"Ita\"},\"description\":\"Journalist\",\"url\":\"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia - Berita Daerah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia - Berita Daerah","og_description":"(Beritadaerah \u2013 Nasional) Pemkab Banyuwangi kembali menggelar ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF), Sabtu malam (17\/11). Digelar rutin tiap tahun sejak 2013, perhelatan itu selalu mengangkat motif asli batik Banyuwangi secara bergiliran. Tahun ini, BBF menampilkan motif \u201cgedhegan\u201d. Motif tersebut menyerupai \u201cgedheg\u201d yang berupa dinding terbuat dari bambu, terdiri atas goresan baris horisontal dan vertikal yang beraturan menyerupai anyaman. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, motif gedhegan melambangkan arti persatuan. \u201cPesan ini kontekstual dengan kondisi bangsa saat ini. Perbedaan pandangan politik [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/","og_site_name":"Berita Daerah","article_published_time":"2018-11-17T15:25:52+00:00","article_modified_time":"2018-12-17T14:50:43+00:00","og_image":[{"width":700,"height":524,"url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/Batik-Vibizmedia.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ita","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/","name":"Berita Daerah","description":"Berita Ekonomi, Investasi dan kegiatan daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/","name":"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia - Berita Daerah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#website"},"datePublished":"2018-11-17T15:25:52+00:00","dateModified":"2018-12-17T14:50:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/2018\/11\/17\/banyuwangi-batik-festival-bawa-pesan-menjaga-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Banyuwangi Batik Festival Bawa Pesan Menjaga Indonesia"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/3c79536b0cd9c9edc04a8677be7073a2","name":"Ita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-10-07-at-13.35.32.jpeg","caption":"Ita"},"description":"Journalist","url":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/author\/ita\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253081"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=253081"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/253081\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/253083"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=253081"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=253081"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.beritadaerah.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=253081"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}