<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Berita Daerah</provider_name><provider_url>https://www.beritadaerah.co.id</provider_url><author_name>Agustinus Purba</author_name><author_url>https://www.beritadaerah.co.id/index.php/author/agus/</author_url><title>Siapkan Hadiah Rp 127,5 Juta, Banyuwangi Ajak Muda Ikuti Jagoan Tani - Berita Daerah</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="52JQ68kxT4"&gt;&lt;a href="https://www.beritadaerah.co.id/index.php/2023/05/17/jagoan-tani-banyuwangi/"&gt;Siapkan Hadiah Rp 127,5 Juta, Banyuwangi Ajak Muda Ikuti Jagoan Tani&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://www.beritadaerah.co.id/index.php/2023/05/17/jagoan-tani-banyuwangi/embed/#?secret=52JQ68kxT4" width="600" height="338" title="&#x201C;Siapkan Hadiah Rp 127,5 Juta, Banyuwangi Ajak Muda Ikuti Jagoan Tani&#x201D; &#x2014; Berita Daerah" data-secret="52JQ68kxT4" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(c,l){"use strict";var e=!1,o=!1;if(l.querySelector)if(c.addEventListener)e=!0;if(c.wp=c.wp||{},c.wp.receiveEmbedMessage);else if(c.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if(!t);else if(!(t.secret||t.message||t.value));else if(/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret));else{for(var r,s,a,i=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),n=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=0;o&lt;n.length;o++)n[o].style.display="none";for(o=0;o&lt;i.length;o++)if(r=i[o],e.source!==r.contentWindow);else{if(r.removeAttribute("style"),"height"===t.message){if(1e3&lt;(s=parseInt(t.value,10)))s=1e3;else if(~~s&lt;200)s=200;r.height=s}if("link"===t.message)if(s=l.createElement("a"),a=l.createElement("a"),s.href=r.getAttribute("src"),a.href=t.value,a.host===s.host)if(l.activeElement===r)c.top.location.href=t.value}}},e)c.addEventListener("message",c.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",t,!1),c.addEventListener("load",t,!1);function t(){if(o);else{o=!0;for(var e,t,r,s=-1!==navigator.appVersion.indexOf("MSIE 10"),a=!!navigator.userAgent.match(/Trident.*rv:11\./),i=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),n=0;n&lt;i.length;n++){if(!(r=(t=i[n]).getAttribute("data-secret")))r=Math.random().toString(36).substr(2,10),t.src+="#?secret="+r,t.setAttribute("data-secret",r);if(s||a)(e=t.cloneNode(!0)).removeAttribute("security"),t.parentNode.replaceChild(e,t);t.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:r},"*")}}}}(window,document);
&lt;/script&gt;
</html><thumbnail_url>https://www.beritadaerah.co.id/wp-content/uploads/2023/05/Jagoan-Tani-Banyuwangi-Image-Banyuwangi.jpg</thumbnail_url><thumbnail_width>1024</thumbnail_width><thumbnail_height>683</thumbnail_height><description>(Beritadaerah - Banyuwangi) Pemkab Banyuwangi kembali menggelar program &#x201D;Jagoan Tani&#x201D;. Anak Muda diajak menggeluti bisnis pertanian dengan segala subsektornya. Hadiah Rp 127,5 juta disediakan bagi para kandidat terpilih sebagai stimulus modal usaha.&#x201D;Jagoan Tani terus kami gelar sebagai upaya melakukan regenerasi petani. Kami ajak anak-anak muda agar mau menggeluti bisnis pertanian. Kami siapkan mentor-mentor handal dan berpengalaman, hingga hadiah ratusan juta yang bisa digunakan sebagai modal usaha,&#x201D; ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (16/5/2023).Ipuk menyebut, potensi usaha di sektor pertanian sangat terbuka lebar mulai dari hulu hingga hilir. Ini menjadi peluang usaha yang harus ditangkap para milenial. &#x201C;Pertanian bukan lagi sebuah pekerjaan remeh. Melainkan peluang bisnis yang menjanjikan. Terlebih sudah ada teknologi modern, semuanya bisa dilakukan dengan efektif dan efisien,&#x201D; tegas Ipuk.Sejumlah mentor bakal dihadirkan untuk meng-upgrade pengetahuan anak muda Banyuwangi terkait konsep bisnis pertanian modern. Ada akademisi hingga praktisi. Di antaranya Prof. Mangku Purnomo, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya; Risti permani, Dosen The University of Queensland &amp; Aglive Indonesia Team; Kukuh Roxa, CEO Pandawa Agri yang rutin melakukan ekspor reduktan herbisida. Pabriknya berlokasi di Banyuwangi. Juga ada Dias Satria, Founder Jagoan Indonesia dan Piknikhub; Agung Nur Irfan, Partnership Manajer E-Fishery; Asmi Kopi, Founder Aies Coffee; David Setionegoro, Founder Askara Daulat Desa; Rahmad Hardiyanto, Agripreneur Jawa Timur; serta Ahmed Tessario, CEO PT Sirtanio Organik Indonesia. Yakni produsen beras organik asli Banyuwangi yang produknya telah menembus pasar ekspor ke Italia dan Afrika Selatan.&#x201C;Jagoan Tani menghadirkan paras sektor pertanian yang lebih menarik, ada sentuhan inovasi dan digitalisasi, sehingga kita berharap anak-anak muda mau melirik pertanian termasuk di dalamnya perkebunan, perikanan, peternakan,&#x201D; ungkap Ipuk. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Ilham Juanda menambahkan, tahapan Jagoan Tani dimulai dengan melakukan sosialisasi ke pusat-pusat aktivitas anak muda, seperti kampus dan komunitas. Kegiatan ini telah dilakukan sejak 8 hingga 20 Mei mendatang.&#x201C;Pendaftaran akan dibuka 22 Mei hingga 20 Juni. Calon peserta dapat mendaftar dan mengisi proposal maupun profil usahanya secara online di http://bit.ly/formjagoantani2023,&#x201D; kata Ilham.Setelah proses seleksi dan verifikasi, akan terpilih 100 tim. Dilanjutkan presentasi dan interview hingga tersaring 30 tim terbaik.&#x201C;Tiga puluh tim terbaik tersebut akan mengikuti mentoring online (11 Juli) dan offline (12-13 Juli), hingga grand final untuk menjaring 10 finalis yang berhak mendapatkan hadiah senilai total Rp. 127.500.000,&#x201D; tambah Ilham.</description></oembed>
