Kendalikan Inflasi, Pemkab Sleman Gelar Pasar Murah

(Beritadaerah – Sleman) Dalam upaya mengendalikan inflasi, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengadakan Gelar Pasar Murah di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Sleman, Yogyakarta, Senin (11/12).

Panewu Berbah, Tri Akhmeriyadi menuturkan, gelaran yang mengambil tema Sesarengan Semangat Njagi Inflasi (Sembada Setiaji) merupakan pagelaran tahap II yang bersumser dari dana insentif fiskal tahun berjalan kinerja pengendalian inflasi. Komoditas yang tersedia pada operasi yang berlangsung dari Oktober hingga Desember ini adalah beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu dan telur ayam.

“Untik menjaga agar tidak terjadi inflasi, warga diharap belanja bahan pokok dengan bijaksana tidak belanja berlebihan disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Tri Akhmeriyadi.

Sementara itu, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Berbah, Ringgo Antoni Surya menyampaikan bahwa seluruh persediaan sembako yang ada di pasar murah ini disediakan oleh Bulog berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu. Sedangkan telur ayam disediakan oleh pinsar petelur Nasional (PPN) .

Ringgi menjelaskan, disiapkan satu paket untuk setiap warga dengan menunjukkan kartu tanda Penduduk (KTP) dari  kabupaten Sleman. Satu paket 10 kg beras medium, 10 kg beras premium, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 3 kg, gula pasir 3 kg, dan telur 2 kg.

Karena besarnya animo masyarakat atas  diselenggarakannya pasar murah, lanjut Ringgo, Pemerintah Kapanewon Berbah juga menyiapkan tenda untuk memberikan kenyamanan apalagi saat ini musim hujan. “Selain itu juga disediakan air minum gratis untuk warga masyarakat,” Kata Ringgo

Tingginya minat masyarakat terlihat dari kedatangan masyarakat satu jam lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Melihat antusias masyarakat dari petugas jadwal pelayanan dimajukan lebih pagi. Untuk kenyamanan disediakan kursi antrian diatur sedemikian rupa sehingga membuat nyaman pengunjung.

Salah satu warga yang ikut membeli di pasar Murah Kapanewon Berbah adalah Anti, warga Kranggan 1 Jogotirto, Berbah. Anti mengatakan bahwa pasar murah seperti ini sangat membantu masyarakat disaat harga bahan pokok dipasar umum pada naik. Selisih harga  yang cukup besar dari harga pasar sangat mengurangi beban pengeluaran.

Pasar murah ditutup dengan laporan akhir bahwa bahan pokok yang disediakan dari bulog terserap semua terdiri dari beras medium 4000 kg, beras premium 2000 kg, minyak kita 1500 liter, gula pasi 2000 kg.