Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Bendung Wanggar di Nabire

(Beritadaerah – Timika) Pembangunan Bendung Wanggar dan Jaringan Irigasi di Kampung Wanggar Makmur, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, yang berada di Provinsi Papua Tengah sedang diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua. Distrik Wanggar di Kabupaten Nabire merupakan salah satu area pertanian berpotensi yang mengandalkan musim hujan. Lokasi Bendung Wanggar sendiri berjarak sekitar 42 Km dari pusat Kota Nabire dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit.┬áKepastian pengerjaan ini disampaikan oleh Kepala BWS Papua Nimbrot Rumaropen saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komite II DPD RI di Timika, Papua Tengah, Jumat (9/6).

“Dibangunnya Bendung Wanggar dan jaringan irigasi di Kabupaten Nabire, diharapkan menjadi sumber utama untuk menyediakan kebutuhan air dalam upaya melayani lahan pertanian warga,” kata Nimbrot yang dikutip laman PU, Senin (12/6).

Nimbrot mengatakan, Bendung Wanggar mulai dibangun sejak 2019 hingga tahun 2020. Kemudian dilanjutkan tahun 2022 setelah sempat terhenti pada tahun 2021. Selanjutnya pada tahun 2023 dilanjutkan dengan pekerjaan meliputi cofferdam, dinding tegak kiri hulu dan dinding miring (sayap) bendung, sandtrap, jembatan inspeksi, tanggul penutup bendung, jaringan primer dan bangunan irigasi hingga ke sadap pertama.

Menurut Nimbrot, proyek pembangunan Bendung Manggar merupakan tahap awal dalam pembangunan infrastruktur jaringan irigasi baik jaringan primer, sekunder, maupun tersier di Distrik Wanggar, “harapannya dapat meningkatkan hasil pertanian hingga 4 ton/hari,” ujarnya.

Lebih lanjut Nimbrot mengatakan, bendung ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022-2023, “untuk penandatangan kontrak dilaksanakan pada tanggal 30 November 2022 dengan durasi pekerjaan selama 397 hari kalender dan ditargetkan akan selesai Desember 2023,” tandasnya.

Bendung Wanggar didesain dengan tipe bendung tetap dengan mercu bulat setinggi 2,5 meter. Konstruksi bendung berupa beton bertulang dengan elevasi maksimal 44,24 meter dengan lebar 199 meter.

Kontraktor pelaksana pada proyek ini adalah PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk-PT Permata Maju Jaya-Eguai Mitra Mandiri, KSO dan konsultan supervisi PT. Yodya Karya (Persero) Tbk-PT. Hilmy Anugerah Consulting-PT. Mandiri Cakti Consultindo, KSO.