Kapal Angkut Tank Terbaru AL KRI Teluk Wondama (TWA) – 527

Kapal Angkut Tank Terbaru AL KRI Teluk Wondama (TWA) – 527

(Beritadaerah – Nasional) Telah dikukuhkan Kapal perang jenis angkut tank terbaru milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) adalah KRI Teluk Wondama (TWA) – 527.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali melakukan Pengukuhan KRI tersebut

Kapal perang itu, akan mengemban tugas di jajaran Komando Armada (Koarmada) III Sorong.

Saat menjabat sebagai Kasal pada 3 Maret 2021 Laksamana TNI Yudo Margono telah meresmikan Pembangunan KRI Teluk Wondama-527 yang diselesaikan oleh PT. Bandar Abadi dalam waktu 25 bulan, atau lima bulan lebih cepat dari waktu yang ditentukan

Kapal perang itu, dirancang untuk melaksanakan tugas sebagai pengangkut pasukan pendarat, lengkap dengan kendaraan amfibi dan peralatan tempurnya untuk didaratkan di pantai yang dikuasai musuh dalam suatu Operasi Amfibi.

Teluk Wondama memiliki keanekaragaman flora dan fauna serta pemandangan alam khas Papua, baik yang berada di laut maupun di darat. Nama KRI Teluk Wondama-527 diambil dari nama teluk yang terletak di Papua Barat sebagai Daerah Konservasi Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih (TNLTC).

KRI Teluk Wondama-527 memiliki spesifikasi panjang keseluruhan (LOA) 117 meter, lebar 16,40 meter, dan tinggi 7.80 meter, mampu melaju dengan kecepatan masimum 16 knots atau 29,6 kilometer per jam.

Kapal perang ini sanggup berlayar hingga 20 hari dan punya kapasitas angkut kru 111 orang, pasukan 367 orang, dan dapatmengangkut 15 unit tank BMP-3F serta satu unit helikopter.

Pengukuhan KRI Teluk Wondama – 527 ini merupakan bagian peningkatan kesiapan operasional TNI AL sesuai penekanan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali terkait Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan Satuan Operasi yang harus diikuti dengan kemampuan (kapabilitas) dalam menjawab tugas-tugas bersifat multi dimensi.

Keberadaan KRI Teluk Wondama ini  diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan maupun kecelakaan di laut, seperti yang dilakukan KRI Albakora – 867 beberapa waktu lalu yang berhasil mengevakuasi para korban kapal tenggelam di perairan Papua.

Hadir dalam kegiatan Pengukuhan Kapolri Jenderal Pol Listyo S. Prabowo, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Vero Yudo Margono.