Antisipasi Daerah Rawan Kemacetan Pantura

(Beritadaerah – Nasional) Pada periode libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberi perhatian khusus untuk daerah rawan kemacetan yang kerap terjadi saat liburan panjang

Kepala BPTD Wilayah IX Jawa Barat, Denny Michels mengatakan seperti biasa kepadatan lalu-lintas pada liburan panjang kerap menimbulkan kemacetan di jalur Pantura sebagai salah satu jalur alternatif yang banyak diminati masyarakat dalam melakukan perjalanan ke luar kota dari Jakarta dan sekitarnya

Pemicu kemacetan akibat adanya terminal bayangan, penyempitan jalur atau bottle neck, hingga penumpukan kendaraan.

Mengantisipasi hal ini maka dihimbau masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur Pantura untuk menghindari atau mencari waktu lengang dari kelima daerah rawan kemacetan, antara lain :
1. Simpang Susun Cileunyi,
2. Cagak Nagreg,
3. Limbangan Simpang Tiga Melangbong,
4. Garut, dan
5. Jalan ke Lingkar Gentong.

Diingatkan juga kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan untuk sebaiknya mematuhi peringatan dari BMKG agar membatalkan rencana atau untuk tidak berlibur ke kota/daerah yang terdampak bencana erupsi gunung berapi, gempa bumi, longsor, banjir bandang, serta gelombang pasang.

Masyarakat diajak untuk dapat mematuhi himbauan dan mau bekerjasama dengan aparat pemerintah agar liburan Nataru dapat berjalan lancar, aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

Diperkirakan Nataru akan melonjak pada saat liburan panjang pada Jumat, Sabtu, dan Minggu pada 23-24 Desember 2022, berlanjut saat arus balik pada 26-27 Desember 2022, dan selanjutnya pada 31 Desember 2022 – 1 Januari 2023

Karena itu koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder terus dilakukan untuk bisa melakukan pengaturan arus kendaraan.
Pengamanan dan pengaturan arus kendaraan dilaksanakan dengan melakukan pembatasan waktu atau rekayasa lalu lintas

pihak BPTD, kepolisian, dan pemerintah daerah dalam memberikan layanan yang baik untuk masyarakat yang menjalani mudik akan membangun pos layanan terpadu di beberapa titik/daerah serta mempersiapkan lokasi jembatan timbang (UPPKB) Losarang dan Balonggandu untuk sementara waktu diubah menjadi rest area sebagai fasilitas istirahat yang dibutuhkan pemudik yang melakukan perjalan panjang dan melelahkan.

BPTD Kemenhub, Direktorat Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan (TSDP) Kemenhub juga aktif mengatisipasi puncak arus mudik liburan Nataru 2022-2023.

Direktur TSDP Kemenhub, Junaidi juga mengatakan pihaknya akan memprediksi lonjakan arus kendaraan mudik yang bakal terjadi saat libur Natal – Tahun Baru, serta concern pada persiapan angkutan-angkutan wisata mulai pertengahan Desember hingga awal Januari untuk melayani para pelaku perjalanan wisata pada liburan akhir tahun ini