(Beritadaerah – Tangerang) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan 1,8 ton ikan untuk warga Tangerang. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk komitmen KKP dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sehat dan bermutu.

Bantuan tersebut selain bermanfaat bagi konsumen, juga menjamin keberlanjutan usaha para pelaku usaha perikanan. Melalui Bulan Mutu Karantina (BMK) 2022 pada kegiatan BKIPM Peduli Sosial, BKIPM Jakarta 1 membagikan bantuan tersebut dalam 480 paket.

“Kita mengajak masyarakat untuk mengetahui ciri-ciri ikan yang sehat dan layak untuk dikonsumsi,” kata Plt Kepala BKIPM, Hari Maryadi saat penyerahan ikan di Tangerang, Kamis (9/6).

Sebagai lembaga yang mendapat amanah untuk mengawal mutu dan keamanan ikan, Hari menyampaikan bahwa BKIPM betul-betul ingin memastikan pelaku usaha menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan. Tak hanya produk yang diekspor atau impor, penjaminan kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan juga dilakukan pada produk perikanan domestik.

“Sudah menjadi tugas utama kami sebagai quality assurance untuk produk perikanan, itulah kenapa kami ingin mengajak masyarakat mengenal ikan sehat bermutu,” sambungnya.

Hari berharap, melalui pembagian ikan yang sehat dan bermutu, masyarakat menyadari akan pentingnya asupan gizi tinggi melalui protein ikan. Dengan begitu, masyarakat menjadi senang dan bangga mengonsumsi ikan.

Di tempat yang sama, Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah melalui Dinas Ketahanan Pangan tengah mendorong masyarakat untuk beternak ikan dalam rangka mencukupi kebutuhan protein secara mandiri. Dia pun mengajak para pelaku usaha di Tangerang untuk memperluas orientasi pasar ke luar negeri.

“Kami berterimakasih kepada KKP dalam hal ini BKIPM atas dilaksanakannya kegiatan pembagian ikan sehat bermutu untuk warga Kota Tangerang,” kata Arief.

Dengan potensi ekspor komoditi perikanan yang cukup tinggi ini, Arief berharap sektor perikanan Kota Tangerang ikut berperan dalam mempercepat pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19. “Semoga ke depannya makin banyak yang ekspor, tentu dengan pendampingan dari BKIPM,” katanya.

Sebagai informasi, setelah membagikan 480 paket ikan sehat bermutu, BKIPM Jakarta 1 juga melakukan dialog persyaratan ekspor hasil perikanan terkini. Dipandu oleh Kepala BKIPM Jakarta I, Heri Yuwono, dan Kepala Pusat Pengendalian Mutu, Widodo Sumiyanto, dialog tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat perikanan di Kota Tangerang dan sekitarnya terhadap persyaratan ekspor hasil perikanan.

“Semoga setelah dialog ini, pelaku usaha perikanan khususnya di wilayah Kota Tangerang terdorong untuk meningkatkan usahanya dengan tujuan ekspor sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan devisa negara,” tutup Hari.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta jajarannya untuk memfasilitasi para pelaku usaha perikanan. Tujuannya ialah agar mereka bisa eksis di pasar dunia. Fasilitasi tersebut baik dalam pendampingan, sertifikasi, profiling potensi pasar, hingga memperkuat peran sebagai quality assurance dari produk yang dihasilkan pelaku usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published.