(Beritadaerah – Wisata Nusantara)

Kaki-kaki menaiki tangga merah
Goncangan lembut bersambut antusias
Semilir angin pagi menerpa cerah
Aroma dedaunan meyerbak bias

Itulah sepenggal pantun pengalaman menaiki jembatan baru bernama “Infinity Link Bridge” di Tebet Eco Park yang menghubungkan dua taman yang terpisah oleh jalan raya. Jembatan ikonik ini langsung menyedot wisatawan kota Jakarta untuk berbondong bondong menaikinya, menikmati pemandangan taman kota dengan aneka pepohonan asri serta sungai dari ketinggian enam meter. Beberapa pengunjung sempat berhenti untuk mengabadikan moment diatas jembatan yang indah atau sekedar menikmati hembusan angin semilir serta pemandangan Jakarta yang agak berbeda ini.

Pada saat menapaki jembatan tanpa anak tangga, berasa getaran lembut yang nikmat, namun tetap aman karena konstruksinya kokoh. Manaiki jembatan ini rasanya seperti anak Pramuka yang sedang mengadakan pengembaraan di tengah hutan kota yang modern.
Pagar jembatan itu terbuat dari rangkaian besi berwarna oranye, merah dan kuning. Kalau malam tiba, pencahayaan khusus akan membuat efek jembatan “infinity link bridge” makin indah. Jembatan baru ini terdapat di ”Tebet Eco Park” yang baru diresmikan pada 23 April 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta. Tebet Eco Park berlokasi di jalan Tebet timur Raya, RT 1, RW 10, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Sejatinya Tebet Eco Park adalah dua taman yang di satukan, yaitu taman Tebet Selatan dan taman Tebet Utara. Warga Jakarta sering datang untuk berolah raga pagi maupun sore, mengadakan acara ekstra kurikuler sekolah serta acara berbagai komunitas di tengah lapangan yang dikelilingi berbagai pepohonan. Setelah direvitalisasi oleh pemerintah daerah, Dua taman tersebut disulap menjadi taman kota yang asri, modern dan edukatif bagi semua orang.

Selain jembatan megah, ada beberapa fasilitas yang dapat dinikmati warga seperti Tebet Eco Park Plaza, adalah tempat pertama kali orang datang, dengan dilengkapi aplikasi Peduli lindungi agar semua aman dan tetap sehat. Plaza ini berupa ruang terbuka yang lapang dengan atap besar. Keluar dari Plaza, taman besar menyambut anda dengan tempat duduk bergaya tribun yang dikelilingi oleh pepohonan hijau dan pemandangan taman kota yang asri. Ada tulisan Tebet Eco Park berwarna oranye terbuat dari besi, orang banyak mengantri untuk berfoto. Mungkin karena baru diresmikan ya…

Berikutnya adalah taman tematik didesain supaya para warga dapat melakukan aktifitas di tengah ruang hijau, menikmati hijaunya pohon yang tinggi tinggi hingga rerumputan hijau beserta aneka pepohonan yang ditata rapih dan apik. Tak kalah menarik yang dijumpai ditaman ini adalah Community lawn, berupa hamparan hijau rumput dan bukit bukit mini buatan yang dirancang supaya orang dapat mengadakan kegiatan komunitasnya di taman kota yang hijau. Pagi itu, terlihat beberapa orang dengan sepedanya sambil bercakap-cakap. Hanya kalau mau membawa sepeda ke taman ini, tidak boleh dikendarai, tapi harus dituntun untuk ketertiban dan kenyamanan bersama.

Konsep Wetland Board dan Community Garden mengedukasi masyarakat mengenai bercocok tanam dan pentingnya mengatur fungsi air. Dan yang paling penting buat keluarga adalah tempat bermain anak seperti ayunan, perosotan, serok pasir yang sangat ramai pada musim liburan seperti ini.

Tebet Eco Park juga menggandeng UMKM yang nantinya akan menjanjakan produk andalan lokal. Di tepi taman, terdapat meja-meja yang bisa diduduki masyarakat dengan membawa makanan dan minumannya sendiri. Di tengah hiruk pikiknya Jakarta yang dinamis, ada taman kota yang layak dikunjungi. Semua dapat dinikmati dengan gratis asalkan dijaga keasriannya.

Wagner/Journalist/BD
Editor: Handi Fu
Foto: Wagner

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts