KKP Bagikan 1.900 Paket Ikan Sehat di 3 Wilayah

(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadikan Bulan Mutu Karantina (BMK) sebagai momen dalam membangun sinergitas dengan masyarakat dan stakeholders sektor kelautan dan perikanan. Menerapkan prinsip partisipatif, kolaboratif, dan aspiratif melalui dukungan eksternal organisasi, BMK yang digelar Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) diharapkan mampu mendukung pengembangan dan transformasi yang tiada henti.

“Tentu ini bertujuan untuk memberikan kualitas pelayanan publik terbaik untuk negeri,” kata Plt. Kepala BKIPM, Hari Maryadi di sela kegiatan BMK di Bogor, Selasa (26/4/2022).

Dalam kesempatan ini, Hari pun menyerahkan 600 paket bantuan ikan sehat bermutu untuk masyarakat di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Paket tersebut terdiri dari bakso ikan, nugget ikan serta ikan kaleng.

Dia mengatakan, melalui BMK tahun 2022, BKIPM ingin mewujudkan peran penting sebagai lembaga penjamin quality assurance (QA).

“QA yang mampu menjamin pemenuhan kewajiban agar kualitas produk KP sesuai ketentuan standar mutu global, seperti paket ikan yang kita bagikan hari ini,” terangnya.

Dikemas dalam 2 kegiatan, yakni peduli sosial dan peduli layanan publik, Hari mengajak jajarannya untuk terus membangkitkan industri perikanan setempat, termasuk kecil menengah. Dia memastikan, BKIPM sebagai penjamin QA akan senantiasa melakukan pendampingan guna mendorong penyediaan ikan sehat dan bermutu serta memperoleh kepercayaan pasar lokal dan pasar ekspor.

Selain itu, Hari menekankan kegiatan BKIPM peduli sosial juga menjadi upaya edukasi sekaligus diseminasi terkait dengan tugas dan fungsi BKIPM dan isu-isu terkait yang relevan dengan kesehatan, kualitas dan keamanan hasil perikanan.

“Ini komitmen kita yakni mengedukasi masyarakat terkait ikan sehat bermutu, dan BMK tahun ini menjadi momentum untuk menguatkan komitmen tersebut,” kata Hari.

Sementara di Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebanyak 1.300 paket ikan sehat bermutu dibagikan untuk warga tak mampu di Desa Sebasang, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa dan masyarakat Kabupaten/Kota Bima.

Pembagian ikan ini sudah berlangsung sejak Sabtu (23/4/2022) sebanyak 200 paket. Setiap paket berisi 2 kilogram ikan segar dan 1 pak bandeng presto.

“Kami berharap kegiatannya berjalan dengan baik dan bantuan yang dibagikan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, meski nilainya tidak seberapa,” harapnya.

Sebagai informasi, lokasi-lokasi pembagian paket ikan yakni Kota Bogor merupakan wilayah kerja BKIPM Jakarta II, Kabupaten Sumbawa di bawah BKIPM Mataram, dan Kabupaten/Kota Bima di bawah BKIPM Bima.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan pentingnya quality assurance. Menurutnya, quality assurance menjadi kunci keberterimaan produk Indonesia di pasar ekspor sekaligus mencegah penolakan produk tersebut di pasar global.

Agustinus Purba/Journalist/BD
Editor : Agustinus