Jelang Hari Raya, Stok Komoditas Pangan Strategis di Jawa Tengah Aman

(Beritadaerah – Ungaran) Bupati Semarang Ngesti Nugraha, bersama Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi serta jajarannya meninjau persediaan komoditas pangan di Pasar Bandarjo, Minggu (17/4) pagi. Pasar Bandarjo merupakan pasar tradisional yang terdapat di Kecamatan Ungaran Barat. Letak pasar ini berdekatan dengan Kota Semarang, Jawa Tengah. Saat meninjau, Pemkab Semarang dan Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan 12 komoditas pangan strategis di Jawa Tengah aman hingga dua minggu usai Lebaran.

“Kami mengecek ke sentra-sentra produksi malah berlebih. Apalagi beras, karena Jawa Tengah adalah lumbung terbesar ke dua setelah Jawa Timur,” kata Suwandi yang dikutip laman Jatengprov, Senin (18/4).

Disampaikan oleh Suwandi, bahwa pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan harga komoditas. Saat berkeliling pasar, ia juga melakukan dialog dengan para pedagang. Harga beberapa komoditas juga menjadi perhatian. Di antaranya, telur per kilogram mencapai Rp 23 ribu, daging sapi Rp 120 ribu-Rp 125 ribu, kentang berkisar Rp 9 ribu-Rp 12 ribu, dan cabai Rp 22 ribu per kilogram. Sedangkan harga minyak goreng curah berkisar di Rp 20 ribu per liter dan kemasan Rp 24 ribu per liter.

Ditambahkan oleh Suwandi bahwa saat ini harga masih terkendali, dan wajar. Terpenting persediaannya mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Sementara itu Bupati Ngesti menegaskan, pihaknya juga akan terus memantau persediaan dan harga komoditas strategis terutama di pasar tradisional. Bila ada kenaikan harga, kita berharap masih dalam batas wajar.

Sedangkan Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu menjelaskan, ketersediaan beras sebagai komoditas utama sangat melimpah. Pada minggu kedua pada April ini, tersedia 3.697 kilogram dari kebutuhan sebanyak 1.292 kilogram. Selain itu, komoditas daging sapi dan daging ayam, serta telur juga mencukupi.

Ditambahkan, persediaan cabai merah keriting dan cabai rawit bahkan melimpah. Bahkan pada bulan ini, diperkirakan akan panen cabai rawit sebanyak 872 ton dari luas panen 143 hektare. Persediaan cabai keriting juga diperkirakan bertambah 714 ton. Untuk bawang merah, diperkirakan akan panen sebanyak 11 ton dari luas panen dua hektare.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu