Perumnas Luncurkan Program Hunian Milenial di Depok, Jawa Barat

(Beritadaerah – Depok) Perum Perumnas sebagai BUMN penyedia hunian menawarkan ragam inovasi hunian terintegrasi transportasi publik yang cocok melalui peluncuran Program Hunian Milenial di Samesta Mahata Margonda, Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat pada hari Sabtu (2/4). Hadir dalam peluncuran program tersebut yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro, dan pejabat BUMN lainnya.

Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro dalam kesempatan ini menyampaikan program ini akan menjadi kesempatan yang menarik bagi milenial dalam kepemilikan hunian, terlebih Perumnas berkolaborasi dengan Bank BTN untuk kemudahan program pembiayaannya. Hal ini karena konsep hunian milenial ini berangkat dari kebutuhan akan kepemilikan hunian pertama bagi generasi milenial yang memiliki populasi sekitar 81 juta orang atau 31% dari populasi masyarakat Indonesia.

ā€œDi mana umumnya hunian yang dibeli adalah hunian pertama mereka. Oleh karenanya, Perumnas menghadirkan konsep hunian untuk segmen milenial yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan mereka yang serba dinamis,ā€ kata Budi dalam siaran persnya.

Dijelaskan juga oleh Budi, kriteria hunian yang diminati segmen milenial ini diantaranya adalah memiliki lokasi di dekat dengan fasilitas transportasi umum dan pendidikan, memiliki fasilitas olahraga, dan dekat dengan pusat perbelanjaan. Milenial cukup selektif dalam menentukan suatu hal, termasuk pemilihan hunian idaman. Tidak hanya untuk keamanan dan kenyamanan tinggal sehari-hari, tapi hunian sekarang juga seharusnya dapat membantu kita menjalani hidup dengan lebih mudah karena fasilitasnya yang lengkap.

Sementara itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam sambutannya menilai perumahan merupakan masalah krusial di seluruh dunia, termasuk Indonesia dengan populasi lebih dari 273 juta jiwa. Untuk itu, perlu dicarikan one stop solution agar kebutuhan perumahan bisa terpenuhi tidak hanya untuk milenial tetapi juga juga generasi Z atau Gen Z.

Ditambahkan oleh Erick, saat ini kita tidak bicara lagi milenial tapi juga Gen Z yang jumlahnya 53 persen dari total penduduk yang mengalami disrupsi teknologi, lapangan pekerjaan berubah, kesempatan berusaha berubah. Pemerintah harus dan pasti hadir agar Gen Z mendapat fasilitas terbaik tidak hanya bagi pekerjaannya tapi juga rumah tinggal sebagai kebutuhannya.

Terakhir Erick juga mendorong sinergisitas antar BUMN yakni BTN, Perumnas, KAI, BUMN Karya bahkan PLN dan Telkom untuk memberikan one stop solution kepada Gen Z, untuk mendapatkan kemudahan tidak hanya untuk perumahan tapi juga dalam melakukan pekerjaan.

 

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu