Kembangkan Kopi Lokal, Pemprov Aceh Gelar Festival Kopi Kutaraja

(Beritadaerah – Aceh) Permintaan kopi di Indonesia mengalami peningkatan seiring dengan tren minum kopi di kalangan masyarakat. Hal ini terihat dari semakin menjamurnya warung kopi di hampir seluruh penjuru kota-kota di Indonesia. Apalagi Aceh, budaya minum kopi yang sudah melekat erat dalam masyarakatnya.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Festival Kopi Kutaraja di Taman Budaya, mulai dari hari Rabu (23/3) hingga Sabtu (26/3). Festival ini sebagai upaya mewadahi para pengusaha kopi lokal dan memperkenalkan kopi lokal.

Di festival ini puluhan warung kopi menjajakan aneka minuman dari berbagai jenis. Tak hanya mengandalkan ala tradisional seperti kopi saring yang telah melegenda di lidah masyarakat Aceh, varian kopi lainnya juga bisa ditemukan di festival ini.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin melalui Kepala Bidang Pemasaran, Teuku Hendra Faisal saat membuka Festival Kutaraja 2022 menyampaikan Festival Kopi Kutaraja 2022 diikuti 25 stan kopi dan kuliner.

“Sebagai sektor unggulan utama untuk memajukan industri pariwisata, khususnya wisata kuliner,” kata Hendra dalam siaran pers Pemprov Aceh, Rabu (23/3).

Diharapkan melalui festival ini dapat menjadi wadah bagi pelaku industri kopi untuk saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam mengembangkan komoditi ini. Kegiatan ini juga merupakan event unggulan yang masuk dalam 101 Khazanah Piasan Nanggroe 2022, yang telah diluncurkan kemarin, Selasa (22/3).

Terakhir Hendra juga mengajak semua warga untuk turut meramaikan kegiatan positif ini. Pengunjung yang datang bukan hanya disuguhkan aneka kopi dan makanan saja, melainkan juga disuguhkan alunan musik yang siap memanjakan para pengunjung.

Salah satu peserta festival kopi dari Kabupaten Gayo Lues, Faras, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, festival ini sebagai ajang silaturahmi antar pengusaha kopi di Aceh. Selain itu ajang ini menjadi promo menu kopi unggulannya kepada pengunjung, maupun wisatawan yang hadir.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu