Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Kabupaten Wonosobo Gelar Operasi Pasar Tahap 2

(Beritadaerah – Wonosobo) Untuk memenuhi kebutuhan dan kelangkaan minyak goreng di Wonosobo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dan Bulog Kota Semarang menggelar operasi pasar tahap kedua bagi warga di Pendopo Utara Kantor Bupati Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (22/2). Dalam operasi pasar ini telah disiapkan dua ribu liter minyak goreng kemasan premium.

Kelangkaan minyak goreng di pasar merupakan isu nasional yang perlu ditangani secara tepat dan tegas, yakni dengan kebijakan yang tepat dan sanksi tegas terhadap penyelewengan yang ditemukan di lapangan, ungkap Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo.

Arif juga menjelaskan pendistribusian minyak goreng kemasan premium dilakukan melalui operasi pasar, untuk menstabilkan harga dan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat Wonosobo atas minyak goreng.

Saat acara simbolis operasi pasar minyak goreng tahap kedua, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat juga berharap operasi pasar tersebut dapat membantu warganya dan menjaga pasokan minyak goreng dengan harga yang terjangkau.

“Saya harapkan masyarakat tidak melakukan panic buying. Belilah minyak goreng sesuai kebutuhan. Jangan ada yang menimbun minyak goreng dan memanfaatkan situasi di tengah kesulitan masyarakat banyak. Mari kita semua bahu membahu untuk dapat melewati persoalan ini dan mendapatkan solusi yang terbaik,” kata Bupati Afifi yang dikutip laman Jatengprov, Rabu (23/2).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, menjelaskan, operasi pasar kali ini agak berbeda dengan operasi pasar pada 6 Januari lalu. Operasi pasar tahap kedua ini menyasar para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima. Minyak goreng dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi, yakni Rp 14 ribu per liter.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan kebijakan penetapan harga untuk minyak goreng bagi konsumen yakni untuk minyak goreng curah Rp 11.500/liter, kemasan sederhana Rp 13.500/liter, dan kemasan premium Rp 14.000/liter. Para pedagang baik di ritel modern maupun di pasar tradisional harus menjual minyak goreng kepada konsumen sesuai ketentuan.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu