Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Trans Sarbagita Bali Kembali Beroperasi

(Beritadaerah – Bali) Dalam upaya membangkitkan kembali pemulihan ekonomi di Bali, jasa angkutan umum bus Trans Sarbagita kembali beroperasi. Setelah 5 bulan sempat berhenti operasi akibat pandemi COVID -19 di Pulau Bali, saat ini bus Trans Sarbagita telah kembali beroperasi dan siap melayani penumpang di berbagai rute.

Trans Sarbagita merupakan angkutan umum berjenis bus rapid transit (BRT) yang berlokasi di Denpasar dan mulai beroperasi sejak 18 Agustus 2011. Angkutan ini dibuat untuk membangun kembali jaringan angkutan umum di Bali.

Saat ini Trans Sarbagita melayani 2 koridor Trans Sarbagita yaitu Koridor 1 (Kota – Garuda Wisnu Kencana) dan Koridor 2 (Kota – Nusa Dua). Dimana setiap koridor mengoperasikan 4 unit bus dan setiap unitnya melayani 4 ritase dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Selama stop operasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali telah terlebih dahulu mengkaji dan mematangkan rencana pengoperasian dengan beberapa evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan serta fasilitas kendaraan.  Adapun kini adanya pembaruan dalam hal transaksi,  Trans Sarbagita melayani pembayaran secara non tunai menggunakan aplikasi QRIS. Selain itu, pengoperasiannya tahun ini dipastikan tepat waktu (on time and on schedule) dengan selalu mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Pemerintah Provinsi Bali telah mengadakan lelang untuk menentukan operator mana yang akan menjalankan Trans Sarbagita tahun ini. Perum PPD menjadi salah satu perusahaan yang mengikuti lelang tersebut dan dinyatakan menjadi pemenang lelang pada tanggal 17 Januari 2022.  Dengan ditetapkannya Perum PPD sebagai operator Trans Sarbagita tahun 2022, Perum PPD akan memberikan pelayanan terbaiknya sehingga penumpang bisa merasakan keyamanan dan keamanan menggunakan transportasi publik.

Tidak hanya itu, penumpang akan dilayani dengan baik oleh seluruh awak pramudi Perum PPD yang sudah menjalankan diklat maupun pelatihan seputar Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan mengemudi. Oleh karena itu, Trans Sarbagita dengan tertib menaik turunkan penumpang hanya di titik-titik halte pemberhetian sepanjang koridor yang di operasikan.

Dikutip laman BUMN, Kamis (10/2), Kepala UPT Transbali Komang Hartajaya mengatakan pihaknya akan melaksanakan pelayanan yang terbaik dan andal, sehingga masyarakat umum pengguna jasa Trans Sarbagita terlayani dengan baik dan merasakan manfaatnya.

Sebagai operator dalam pengoperasian Trans Sarbagita, Pande Putu Yasa Direktur Utama Perum PPD mengungkapkan adanya layanan Trans Sarbagita bagi masyarakat Bali. Layanan ini bertarif Rp. 3.500,- untuk sekali keberangkatan namun gratis bagi mahasiswa maupun pelajar di Pulau Bali.

Berikut ini adalah jam operasional Trans Sarbagita untuk koridor 1 dengan rute Kota – Garuda Wisnu Kencana. Dari hari Senin sampai Jumat dari pukul 06.30-20.30 WITA dan hari Sabtu sampai Minggu atau hari libur dari pukul 07.00-20.00 WITA.  Sedangkan untuk koridor 2 dengan rute Kota – Nusa Dua, untuk hari Senin-Jumat pulul 06.30-20.00 WITA dan Sabtu sampai Minggu atau hari libur pukul 07.00-19.30 WITA.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu