(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah, Maluku Utara bekerjasama mengoptimalkan Tol Laut trayek T-29. Trayek ini adalah rute baru yang dilayani oleh kapal KM Kendhaga Nusantara 9 dan baru dioperasikan awal tahun ini.

Pelayaran perdana trayek T-29 telah dilakukan di Pelabuhan Tapaleo yang terletak di Desa Tapeleo, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Mugen Sartoto menjelaskan bahwa selain untuk menekan disparitas harga, kehadiran Tol Laut trayek T-29 ini diharapkan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat dengan cara mengoptimalkan muatan balik.

“Daerah tersebut terkenal dengan hasil pertanian seperti kopra dan cengkeh, bahkan hasil perikanan juga. Dengan adanya Tol Laut diharapkan dapat memperluas pasar mereka yang awalnya hanya disitu saja jadi dapat menjangkau daerah lain termasuk Pulau Jawa,” ujar Capt Mugen, Selasa (8/2/2022).

Sebagai informasi, Kapal Tol Laut KM. Kendhaga Nusantara 9 Trayek T-29 ini melayani rute Tanjung Perak (Surabaya) – Piru – Wayaloar – Malbufa – Babang – Saketa – Gimea (Tapaleo) – Bula – Tanjung Perak (Surabaya).

Keberhasilan Tol Laut di suatu daerah tak lepas dari peran pemerintah daerah. Oleh karena itu, pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub selalu menjalin koordinasi dengan Pemda dan stakeholder terkait lainnya guna memaksimalkan manfaat keberadaan Tol Laut.

“Kita harap dengan kehadiran Tol Laut ini akan memberikan ikon utama dalam mengatasi masalah transportasi sebagai simpul dalam upaya memperlancar arus barang seperti kopra, cengkeh dan pala serta hasil perikanan di wilayah kecamatan Patani secara keseluruhan,” tutur Bupati Halmahera Tengah, Edy Langkara.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kemenhub

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.