Dukungan PLN Terhadap Usaha Penggilingan Padi di NTB

(Beritadaerah-Nasional) Peningkatan produktivitas para pelaku usaha penggilingan padi, lewat program pertanian elektrik guna memenuhi kebutuhan listrik yang fleksibel, didukung oleh
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dukungan ini disampaikan oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram, Maman Sulaeman

Dikatakan Sulaeman, Sejak diluncurkan program Electrifying Agriculture, MCB on Game pada 25 November 2020. Begitu banyak pelanggan yang berhasil memanfaatkan program, salah satunya adalah pelaku usaha penggilingan padi.

Masyarakat menyambut dengan baik program ini, khususnya para pelaku usaha. Manfaat dari program MCB on Game untuk pelaku usaha di berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, tambak dan perkebunan yaitu dari sisi
operasional, efisiensi, dan produktifitas.

MCB on Game mengimplementasikan strategi benefit pelanggan.

Dalam program tersebut ditawarkan fleksibilitas layanan listrik, bagi para pelaku usaha mendapat layanan dengan listrik pra bayar sehingga dapat membeli token sesuai dengan kebutuhan listriknya.

Hal ini merupakan salah satu tujuan dan strategi yang dilakukan PLN supaya dapat mendukung usaha yang berkelanjutan. Sehingga diharapkan dapat membantu para pelaku usaha kedepannya.

Diakui oleh salah satu pelaku usaha penggilingan padi di Sakra, Kabupaten Lombok Timur , adanya inovasi listrik sangat mempengaruhi produktifitas usahanya.

Adanya inovasi listrik PLN, dapat memanfaatkan teknologi guna menambah produktivitas dan menekan biaya operasional sehingga keuntungan makin meningkat

Dikatakan Rifai usaha penggilingan padi yang menggunakan tenaga kerja sebanyak 40 orang, dimana sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak jenis solar sebanyak 3000-3500 liter per bulan untuk operasional kegiatan yang beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Sekarang dengan memakai PL tidak perlu repot lagi cari bahan bakar.