(Beritadaerah – Nasional) Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) adalah alternatif sarana tempat tinggal bagi para penggemar ajang balap motor internasional MotoGP Mandalika 2022 yang akan segera digelar di Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR telah menyiapkan sarana hunian ini. Sarhunta ini menjadi homestay yang dikelola oleh masyarakat, serta telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penginapan yang memadai serta harga sewa yang cukup terjangkau.

“Kami sudah menyiapkan ratusan Sarhunta bagi para penggemar MotoGP yang akan datang ke Mandalika. Silakan menginap di Sarhunta yang kami bangun bersama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Rini Dyah Mawarty.

Salah satu lokasi Sarhunta yang berada ddi Dusun Ebangah, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Menurut Rini, Kementerian PUPR memberikan bantuan untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni sekaligus menjadi tempat usaha homestay.

“Kami tidak hanya ingin merubah rumah menjadi layak tapi juga bisa menjadi tempat usaha berupa homestay sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera. Selain itu, lingkungan sekitar juga jadi lebih tertata dan menjadi destinasi wisata baru di daerah Lombok Tengah karena dekat dengan Pantai Gerupuk,” terang Rini.

Rini menambahkan, Sarhunta yang ada saat ini telah dilengkapi dengan sarana akomodasi yang memadai seperti adanya tempat tidur, pendingin udara serta kipas angin, serta kamar mandi yang bersih. Selain itu, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk berswadaya membangun hunian yang layak serta mendampingi masyarakat dengan mendesain homestay dengan ciri khas kearifan lokal agar lebih menarik wisatawan yang datang saat MotoGP Mandalika berlangsung.

Selain itu, homestay yang ada juga sudah mendapat sertifikat Kebersihan, Sehat, Aman dan Kelestarian Lingkungan atau CHSE dari Dinas Pariwisata Provinsi NTB serta memenuhi protokol kesehatan COVID-19. Masyarakat diberi pelatihan tentang tata cara mengelola homestay dan promosi melalui media sosial dan media pemesanan online.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kementerian PUPR

3 Responses

  1. http://tinyurl.com

    Today, I went to the beach front with my children.
    I found a sea shell and gave it to my 4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She placed the
    shell to her ear and screamed. There was a hermit crab
    inside and it pinched her ear. She never wants to go back!
    LoL I know this is entirely off topic but I had to tell someone!

    Reply
  2. http://tinyurl.com

    Its like you read my mind! You seem to understand a lot approximately this,
    such as you wrote the ebook in it or something.

    I feel that you could do with some percent to pressure the message house a bit,
    but other than that, this is excellent blog. A fantastic read.
    I’ll certainly be back.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.