(Beritadaerah – Sukoharjo) Bupati Sukoharjo Etik Suryani meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Makmur Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban pada hari Rabu (5/1). Pembentukan dari LPM yang dilakukan oleh Pemkab Sukoharjo ini berguna untuk mewujudkan kemandirian pangan dan kecukupan pangan bagi anggota, serta meningkatkan modal kelompok melalui pengembangan usaha ekonomi produktif.

“Saya harap keberadaan LPM dapat menjaga kontinuitas dan akses pangan bagi masyarakat. Selain itu, juga sebagai antisipasi terjadinya kerawanan pangan akibat gangguan produksi, bencana alam dan nonalam, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Etik yang dikutip laman Jatengprov, Kamis (6/1).

Disampaikan oleh Etik Suryani agar LPM yang telah diresmikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengatasi kerawanan pangan masyarakat dan mampu membawa keberkahan serta kesejahteraan bagi masyarakat. LPM ini sebagai penyediaan cadangan pangan masyarakat dan bagian dari subsistem cadangan pangan nasional.

Bupati juga menjelaskan LPM merupakan lembaga cadangan pangan yang berada di daerah pedesaan, berperan dalam mengatasi kerawanan pangan masyarakat, dengan memfasilitasi pembangunan fisik lumbung, pengisian cadangan pangan dan penguatan kelembagaan kelompok. Berbagai intervensi kebijakan pun dilakukan untuk menjaga kondisi ketahanan pangan agar tetap stabil.

Sesuai amanah UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, lanjut Bupati, masyarakat mempunyai hak dan kesempatan seluas-luasnya dalam upaya mewujudkan cadangan pangan masyarakat. Untuk itu, pemerintah hadir dengan memberikan fasilitasi pengembangan cadangan pangan masyarakat, diantaranya berupa bantuan pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), pendampingan dan pembinaan.

Terakhir Bupati Etik berharap, Gapoktan Sri Makmur semakin maju dan berkembang menjadi kelembagaan ekonomi petani untuk mendorong kemandirian petani menuju petani yang maju, mandiri dan modern. Kedepan, Kabupaten Sukoharjo dapat menyukseskan swasembada pangan menuju Indonesia sebagai Lumbungan Pangan Dunia di Tahun 2045.

Sementara itu Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sukoharjo Endang Tien Maryuni menyampaikan, pembangunan LPM Gapoktan Sri Makmur Desa Sapen dibiayai dari Dana Alokasi Khusus fisik penugasan Bidang Pertanian tahun 2021 sebesar Rp 500 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan Lumbung Pangan, pembangunan Rice Mill Unit (RMU). Sedangkan untuk fasilitasi pengisiannya berasal dari dana APBD Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp 120 juta yang digunakan untuk pengadaan 20 ton gabah kering giling.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.