Jelang Pergantian Tahun dan Arus Balik Nataru, Menhub Menggelar Rakor Bersama Polres

(Beritadaerah – Nasional) Menjelang pergantian tahun dan juga persiapan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menggelar rapat koordinasi pengendalian mobilitas di malam tahun baru dan arus balik, di Mapolda Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/12).

Rakor ini dilakukan dalam rangka menyiapkan langkah antisipasi penanganan lonjakan mobilitas yang diprediksi terjadi jelang pergantian tahun dan Nataru 2021/2022, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol. Yusri Yunus, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi, Kepala BPJT PUPR Danang Parikesit, perwakilan dari BNPB, Kemenkes, dan jajaran Polres se-Jawa Tengah. Menurut data dari Badan Pengelola Jalan Tol, data pergerakan kendaaraan mengarah ke Jateng meningkat sebanyak 25 persen. Untuk pergerakan arus baliknya baru 10 persen.

“Saya ditugaskan Presiden untuk berkoordinasi dan berkolaborasi untuk menangani mobilitas di masa Nataru ini agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19, sehingga ekonomi bisa terus berjalan. Pesannya adalah kita harus melayani mobilitas dengan baik, tidak ada putar balik, tetapi prokes harus dijaga dengan ketat,” kata Menhub yang dikutip laman Dephub, Kamis (30/12).

Disampaikan juga oleh Menhub bahwa Provinsi Jawa Tengah, daerah Kalikangkung menjadi perhatian utama yang harus diantisipasi bakal terjadi lonjakan mobilitas. Semua jajaran dapat antisipasi dengan baik.

Lebih lanjut, Menhub mengapresiasi seluruh jajaran Kepolisian di Jateng bersama Pemerintah Daerah dan unsur terkait lainnya, yang telah melaksanakan penanganan lalu lintas dan pengawasan prokes dengan baik.

Menhub juga mengimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak, untuk tetap di rumah dan kalaupun harus bepergian harus menjaga prokes dengan ketat.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan pada malam tahun baru maupun pada saat arus balik. Sampai saat ini pihaknya tidak mengeluarkan izin keramaian dan menutup alun-alun, serta telah menjaga rest area dengan bantuan para petugas dari Satgas COVID-19.

Adapun Sekda Jateng Sumarno menjelaskan, di Jateng diprediksi terjadi peningkatan mobilitas pada arus balik dibandingkan dengan arus mudik di masa Nataru dan Pemprov Jateng telah mengantisipasi daerah wisata dengan melakukan pengawasan pengetatan prokes.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu