(Beritadaerah – Rembang) Pemerintah Kabupaten Rembang (Pemkab) menyiapkan mobil vaksin di beberapa objek wisata untuk melayani wisatawan yang belum divaksin. Wisatawan bisa dapat langsung divaksin di objek wisata, termasuk pengunjung dari luar daerah, demikian yang dijelaskan oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Sarwoko Mugiyono pada hari Kamis (16/12).

“Kita rencanakan mobil vaksin khusus, untuk antisipasi kunjungan wisata dari luar daerah. Yang belum vaksin, nanti di situ kita vaksin,” kata Sarwoko yang dikutip laman Jatengprov, Jumat (17/12).

Sarwoko juga menjelaskan saat ini Pemkab Rembang berupaya untuk mencapai target vaksinasi sampai akhir tahun. Di tingkat puskesmas, para petugas didampingi dan dibantu oleh aparat TNI/Polri juga gencar melakukan door to door vaksin.

Ditambahkan oleh Sarwoko, dari total sasaran vaksin di Kabupaten Rembang sebanyak 512.601 orang, pihaknya menargetkan pada akhir Desember ini bisa selesai 100 persen. Tapi untuk sementara, capaiannya baru mencapai 70-an persen.

Sekarang ini, pemerintah baru meluncurkan vaksinasi bagi anak usia 6–11 tahun, dengan jenis vaksin Sinovac. Meski Kabupaten Rembang tidak termasuk daerah prioritas di Jawa Tengah, namun Dinas Kesehatan sudah menyiapkan pendataan. Upaya ini untuk mempercepat vaksinasi bagi masyarakat di Kabupaten Rembang.

Sarwoko juga berpesan agar masyarakat tidak mengendorkan kedisiplinan protokol kesehatan, karena pandemi belum usai, tetap memakai masker, mencuci tangan dan tetap mewaspadai kemungkinan penyebaran Omicron, varian COVID-19, yang sudah marak di negara-negara Eropa.

Beberapa waktu sebelumnya, Pemkab Rembang juga melakukan pemberian Vaksinasi jenis moderna menyasar para pekerja lingkup wisata, seperti Pengelola Destinasi, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Ikatan Mas dan Mbak Rembang (IMMR), serta masyarakat yang berada di lingkungan destinasi wisata.

Kegiatan percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh Pemkab Rembang untuk mempersiapkan destinasi wisata agar siap ketika dibuka secara umum atau terbatas kepada wisatawan. Wisatawan yang akan datang berkunjung ke destinasi wisata juga tetap menerapakan protokol kesehatan.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.