(Beritadaerah – Semarang) Saat forum Webinar Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Singapura yang berlangsung secara virtual pada hari Rabu (15/12), Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menawarkan sejumlah investasi potensial yang ada di Jawa Tengah. Webinar IIPC merupakan event promosi investasi berskala internasional, kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia, Bank Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura,

Investasi yang bisa dilirik di Jawa Tengah (Jateng) utamanya sektor pertanian atau agrikultur, manufaktur, pariwisata, infrastruktur, properti, dan energi, demikian yang disampaikan oleh Wagub Jateng saat memberikan pidato kunci pada Insight Webinar IIPC secara virtual.

“Peluang investasi tersebut telah melalui proses studi atau kajian oleh masing-masing kabupaten/ kota, serta penilaian dan perbaikan oleh Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi dan Pariwisata Jawa Tengah, atau biasa kita sebut aplikasi Keris Jateng, melalui kegiatan Central Java’s Potential Investment Challenge,” tutur Wagub yang dikutip laman Jatengprov, Rabu (15/12).

Dijelaskan oleh Wagub, bahwa peluang investasi yang sudah melalui proses tersebut dikategorikan sebagai proyek yang siap ditawarkan, prospektif, dan potensial. Saat ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah sudah mengemas seluruh peluang itu, ke dalam Profil Peluang Investasi Jawa Tengah tahun 2021. Total ada 11 proyek investasi yang siap ditawarkan, 28 peluang investasi prospektif, 38 potensi investasi dari seluruh kabupaten/ kota, serta tujuh kawasan industri.

Ditambahkan oleh Wagub, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk tetap meningkatkan realisasi investasi di masa pandemi COVID-19 ini dengan target investasi sebesar Rp 53,53 triliun. Komitmen itu diwujudkan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan promosi investasi, salah satunya melalui webinar IIPC.

Infrastruktur di Jawa Tengah sudah memadai, ini menjadi daya tarik bagi investor, ungkap Wagub. Pemerintah menyediakan kawasan-kawasan industri hampir di seluruh wilayah Jawa Tengah. Koneksi transportasi antar wilayah juga mudah. Seperti di Cilacap, sedang dilakukan pembangunan koneksi jalur darat atau tol, mulai dari Kabupaten Brebes sampai ke Kabupaten Cilacap. Upaya ini akan lebih memudahkan transportasi di kawasan Jateng.

Selain faktor-faktor tersebut, Jawa Tengah juga senantiasa menjaga iklim politik yang sejuk, sehingga memberikan kenyamanan bagi investor dan memberikan dampak bagi masyarakat berupa meningkatnya pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.