(Beritadaerah – Samarinda) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menetapkan 21 lokasi sebagai Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2021. Penetapan tersebut dilakukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat acara Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2021 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada hari Selasa (30/11).

Hadir mendampingi Menparekraf saat acara ini yakni Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas Pengawasan dan Reformasi Brigjen Pol Krisnandi, serta Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Hariyanto.

Penetapan 21 Kota/Kabupaten Kreatif 2021 sebagai upaya untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Tanah Air. Berikut ini adalah 21 Kota/Kabupaten Kreatif : Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Majalengka, Kota Malang, Kabupaten Rembang, Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, Kota Palembang, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Ambon, Kota Banda Aceh, Kabupaten Banjarnegara, Kota Salatiga, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Wonosobo, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karanganyar, dan Kota Pekalongan.

Dengan penetapan KaTa Kreatif Indonesia 2021 diharapkan mampu mendorong kabupaten/kota agar lebih inovatif, adaptif, dan kolaboratif dalam meningkatkan kinerja ekonomi kreatif demi memajukan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing, kata Menparekraf Sandiaga Uno.

“Penetapan ini diharapkan menjadi pemicu kabupaten/kota yang lain untuk menggali dan mengembangkan ekonomi kreatif di daerah masing-masing. Diharapkan tahun depan akan ada peningkatan kabupaten/kota lainnya, termasuk Samarinda yang potensinya bisa dikembangkan,” kata Menparekraf dalam siaran persnya pada hari Rabu (1/12).

Menparekraf juga mendorong, Kota Samarinda ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Uji Petik Penilaian Kabupaten/Kota Kreatif (PMK3I) yang merupakan bagian dari program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai proses PMK3I bisa dilihat di web: kotakreatif.kemenparekraf.go.id.

Disebutkan oleh Menparekraf, bahwa Kota Samarinda memiliki potensi subsektor kuliner yang dinilai cukup baik, hal ini dapat dilihat melalui geliat para pelaku ekonomi kreatif, dan juga potensi wisata berbasis sungai, ini yang berpotensi untuk dikembangkan.

Selain itu, Menparekraf juga mengatakan Kemenparekraf/Baparekraf memiliki program Bantuan Pemerintah untuk tahun 2022, namun proses pendaftaran dilakukan pada tahun 2021 yaitu pada 8 November – 8 Desember 2021. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada https://banper.kemenparekraf.go.id.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.