(Beritadaerah – Bandung) Pemerintah Ukraina dan Indonesia terus memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang seperti pertanian, perdagangan, pertahanan dan lainnya. Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin melakukan kunjungan kehormatan ke Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil di Gedung Pakuan Bandung, Jawa Barat, pada hari Selasa (23/11). Dalam pertemuan yang berlangsung selama 60 menit dibahas beberapa potensi kerja sama kedua belah pihak.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Ukraina merupakan salah satu negara yang menghasilkan gandum yang cukup besar dan lebih dari 60 persen komponen ekspor Ukraina ke Indonesia berupa gandum. Sementara lebih dari 60% komponen ekpor Indonesia ke Ukraina berupa palm oil/ minyak sawit. 

Dubes Ukraina ingin menjalin hubungan yang baik dengan Gubernur Jabar dikarenakan baru satu bulan menjabat, demikian yang disampaikan oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Provinsi Jabar Dodit Ardian Pancapana.

Mengutip laman Jabarprov, Rabu (24/11), Dodit menambahkan Gubernur Ridwan Kamil sempat menawarkan tujuh ekonomi baru pasca COVID-19 yang bisa dimanfaatkan investor Ukraina. Salah satunya di sektor pangan yang terbukti tangguh terhadap disrupsi COVID-19. Food security mengembangkan potensi lokal Jabar yaitu ekspor kopi juga ditawarkan.

Dodit menuturkan, dalam pertemuan tersebut juga membahas mengenai kawasan Metropolitan Rebana yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jabar. Kawasan Rebana mencangkup wilayah Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Indramayu.

Selanjutnya disampaikan oleh Dodit, pada bulan Desember mendatang akan diadakan zoom meeting antara Gubernur Jabar dengan para pengusaha Ukraina guna terjalinnya B to B langsung.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.