(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Dalam kunjungannya ke Desa Pangeureunan, Limbangan, Garut, Jawa Barat, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, mengingatkan para pemimpin daerah untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang ada secara maksimal.

Khusus untuk Kabupaten Garut, optimalisasi lahan pertanian bisa dilakukan salah satunya untuk tanaman jagung. Para petani Garut di dataran tinggi wilayah Kecamatan Limbangan ini yakin akan mampu memenuhi kebutuhan jagung Jawa Barat, dengan produktivitasnya mencapai 550 ribu ton per tahun.

Mentan mengatakan bahwa sangat senang melihat apa yang telah dilakukan Kabupaten Garut. Diharapkan kalau semua pihak memberikan perhatian pada bidang pertanian, maka ekonomi Indonesia akan segera pulih dan masyarakat tidak perlu risau terhadap berbagai tantangan yang ada.

Sejauh ini ada dua tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian, yaitu cuaca dan yang kedua adalah krisis pandemi. Namun keduanya bukan alasan untuk tidak berproduksi, mengingat pertanian sudah memanfaatkan kecanggihan teknologi dan mekanisasi.

“Cuaca yang panas dingin itu harus kita hadapi. Begitupun dengan hama, sesudah hama tentu saja yang terakhir yang tidak kita harapkan adalah bencana alam. Kalau tiga-tiganya mampu diantisipasi, pertanian kita tidak akan bersoal lagi,” katanya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan produktivitas jagung di Kecamatan Limbangan sangat luar biasa. Bahkan diperkirakan, produksi disana mampu memenuhi kebutuhan pakan Jawa Barat.

“Di Garut ini hamparannya sekitar 4000 hektar yang ada di kecamatan limbangan. Dan di sebelahnya ada kecamatan Nagrek sekitar 2000 hektare. Ini dua kecamatan saja kalau di jumlah pada musim tanam sangat luar biasa. Dan sesuai arahan bapak menteri, ke depan potensi ini bisa di dorong untuk eskpor,” kata Suwandi.

Bupati Garut, Rudi Gunawan menyampaikan terimakasih atas perhatian besar jajaran Kementan terhadap pembangunan pertanian di Kabupaten Garut. Menurut Rudi, Garut selama ini memiliki potensi besar dalam menunjang ekonomi rakyat melalui sektor pertanian.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kementan

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.