(Beritadaerah – Manado) Pembangunan jalan tol di sejumlah daerah terus dilakukan oleh  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Langkah ini untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kementerian PUPR saat ini sedang merampungkan Jalan Tol Manado-Bitung Seksi 2B Danowudo–Bitung (13,5 Km), menyusul ruas Manado-Danowudu sepanjang 26 km dalam waktu dekat. Ditargetkan pada akhir Desember 2021 dapat rampung jalan tol tersebut.

Pembangunan ruas tol Manado-Bitung merupakan salah satu dukungan yang signifikan bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Manado – Bitung – Likupang, demikian yang disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

“Saat ini sedang dilaksanakan juga pembangunan  berbagai infrastruktur pendukung pariwisata lainnya, seperti jalan akses Manado – Likupang, Jembatan Marinsow, SPAM  Malalayang, TPA Mamitarang dan pengendali banjir,” kata Menteri Basuki yang dikutip laman PU, Kamis (11/11).

Dengan tersambung seluruhnya Jalan Tol Manado-Bitung akan dapat mengurangi beban jalan arteri nasional yang kondisinya semakin padat akibat pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas perekonomian untuk menunjang kegiatan perekonomian di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dengan rampungnya jalan tol tersebut juga memberikan kemudahan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung yang merupakan salah satu dari pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur. Selain itu juga akan memangkas waktu tempuh Manado – Bitung dari waktu tempuh rata-rata 1,5 jam menjadi setengah jam.

Jalan tol ini terintegrasi dengan kawasan industri dan pariwisata sehingga akses lebih mudah dijangkau. Biaya logistik dari Pelabuhan Bitung dapat ditekan, agar kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung juga dapat lebih maju.

Berdasarkan data, kondisi pengerjaan untuk seksi 2B Danowudu-Bitung progres konstruksinya sudah mencapai 96.04% dengan pekerjaan yang tersisa berupa pengecoran deckslab Jembatan Ranowulu, erection girder pada beberapa lokasi overpass serta beberapa pekerjaan minor lainnya seperti pekerjaan saluran, pasangan batu bronjong sabodam, pekerjaan jalan akses Maramis & RA Kartini, serta pekerjaan pengaspalan Tapper di simpang sebidang Bitung dan Jembatan Maramis.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.