(Beritadaerah – Cibinong) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan showroom ikan hias di Raiser Cibinong, Jawa Barat, pada hari Sabtu (23/10). Saat peresmian tersebut, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDPKP), Artati Widiarti menyampaikan bahwa KKP terus berkomitmen untuk mempertahankan tren peningkatan ekspor ikan hias.

Pembangunan Raiser Ikan Hias ini melalui kerja sama Departemen Kelautan dan Perikanan (sekarang Kementerian Kelautan dan Perikanan) dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang saat ini tergabung dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Fungsi dari showroom ini menampilkan potensi ikan hias asli Indonesia khususnya Arwana Super Red yang telah ditetapkan sebagai maskot ikan hias air tawar nasional. Artati berharap adanya showroom makin melengkapi keberadaan Raiser sebagai pusat bisnis ikan hias di Indonesia.

Saat ini tren positif itu terjadi di negara tujuan ekspor ikan hias Indonesia seperti Jepang, dalam kurun waktu 2016 – 2020 mengalami kenaikan ekspor mencapai 8,9% dan 6,1% per tahun. Sedangkan negara lain seperti Singapura dan Spanyol mengalami penurunan hingga -7,7% dan -3,4% per tahun. Indeks penetrasi pasar ikan hias Indonesia tahun 2020 mencapai 0,56. Tercatat sebanyak 136 negara di dunia melakukan impor ikan hias dan Indonesia baru mengekspor ke 76 negara.

“Artinya masih cukup besar peluang Indonesia untuk memperluas di pasar ikan hias internasional,” kata Artati dalam keterangan persnya pada hari Senin (25/10).

Artati menambahkan, pada tahun 2020 nilai ekspor ikah hias Indonesia berhasil mencapai US$ 30,8 juta atau sebesar 9,7% dari total nilai ekspor ikan hias dunia yang sebesar US$ 318 juta. Hal tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara eksportir ikan hias terbesar ke-4 dunia setelah Jepang, Singapura, dan Spanyol. Sejumlah ikan hias favorit ekspor diantaranya adalah napoleon wrasse, arwana, arwana jardini, maskoki dan cupang hias.

Sedangkan Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) Widya Rusyanto menyatakan bahwa dalam rangka pengembangan pemasaran ikan hias, pihaknya terus berupaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana yang dikelola oleh Raiser Ikan Hias, Satker BBP3KP di Cibinong. Dalam pengembangan Raiser Ikan Hias sebagai Pusat Bisnis Ikan Hias, maka kegiatan yang dilaksanakan akan fokus dalam 3 hal yaitu sebagai Pusat Pemasaran, Pusat Promosi, dan Eduwisata Ikan Hias.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.