(Berita Daerah-Sumatera)  Kunjungan DPD RI Lampung ke Tulang Bawang, hari Senin, (25/10/ 2021) di Ruang Rapat Utama Setdakab Tulang Bawang  berlangsung Sosialisasi & Diskusi Gerakan Desa Emas, yang diikuti oleh Asisten Bidang Perkonomian dan Pembangunan Sekdakab Tulang Bawang, Pahada Hidayat yang mewakili Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti.

Pemerintah Tulang Bawang mengharapkan dukungan dari anggota DPD RI Lampung melaksanakan program daerah dan upaya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang agar ditingkatkan.

Turut hadir dalam acara ini anggota Perwakilan DPD RI Lampung, DPRD Tulang Bawang, Kadis PPPA Tulang Bawang, Kadis PMD Kepala Bagian Kesra, Kabag Kerjasama, Ketua Apdesi Tulang Bawang, Camat Perwakilan Banjar Baru, Camat Menggala Timur, Camat Menggala, Kepala Desa, dan Pendamping Desa di Tulang Bawang.

Apresiasi DPD RI terhadap pemberdayaan desa, serta rencana pelaksanaan sosialisasi gerakan desa emas dan kampung emas tersebut disambut dengan baik oleh Pemerintah Tulang Bawang dengan harapan bisa mewujudkan program desa dan kampung emas di Tulang Bawang dapat saling mendukung dan bersinergi dengan 25 Program BMW.

Kegiatan memberdayakan gerakan Bersama, masyarakat dibantu bersinergi dengan kampung.  Hal ini disampaikan oleh anggota DPR RI yang ingin membantu mengangkat mempercepat komitmen mengentaskan kemiskinan atau ketinggalan.  Kyai H.Ir. Abdul Hakim, MM menyampaikan materi sosialisasi yang mengedepankan lima pilar yaitu Pilar Pertama.

Lima pilar tersebut adalah sebagai berikut :
Pertama, Bina karakter Pemuda Desa sebagai tonggak pergerakan dan sosialisasi.
Kedua, komitmen perbaikan lingkungan dan infrastruktur desa, dengan Bina Saudara Gotong Royong
Ketiga, Bina Sinergi Lapangan Usaha Bersama sebagai pendukung peningkatan pendapatan bagi masyarakat,
Keempat Bina Dana Bumdes sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,
Kelima, Bina Pasar Produk Unggulan, identitas kemajuan dan kemandirian desa melangkah ke nasional dan internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.