(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Hari ini (12/10/2021) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, merilis Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Timur bertema Go Borneo.

Pencanangan acara yang digelar di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini, bertujuan untuk membangkitkan semangat mengenalkan, mengembangkan, dan memperluas pemasaran produk UMKM dan BUMDesa khas Kalimantan Timur. Tentunya terutama dengan memanfaatkan e-commerce sebagai media pemasaran digital.

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan, pada 2020, berhasil mendorong Gernas BBI menaikkan lebih 3,8 juta UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan BUMDesa ke dalam platfom digital, sehingga memiliki cakupan pemasaran yang luas.

“Tahun 2021, Gernas BBI mampu menaikkan 6,07 juta UMKM dan BUM Desa masuk platform digital, meningkat hampir 2 kali lipat tahun sebelumnya,” kata Mendes PDTT dalam keterangannya di laman resmi kemendesa.go.id, Selasa (12/10)

Kemendes PDTT menggandeng PT Pertamina (Persero), Bank Indonesia (BI), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai duta merek (brand ambassador) dan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota, dan swasta.

“Bagi desa, Go Borneo adalah selaras dengan pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan berkelanjutan) Desa, terutama Tujuan SDGs Desa ke delapan, yakni Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, diikuti Tujuan SDGs Desa ke 12 yakni Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan,” ungkap Mendes.

Gernas BBI Go Borneo telah mengurasi sekitar delapan ribu mitra binaan UMKM dan BUMDes. Hasilnya, 220 di antaranya telah masuk dalam platfom e-commerce SMEXPO Pertamina yang terdiri atas Kategori Furniture sebanyak dua UMKM, kategori Craft sebanyak 43 UMKM, kategori Fashion sebanyak 56 UMKM, kategori agrobisnis sebanyak16 UMKM dan kategori Food & Beverage sebanyak 103 UMKM.

Dalam tempo satu tahun, UMKM yang tergabung dalam Pertamina SMEXPO memiliki omset Rp 195 juta hingga Rp. 283 jutaan dan telah memberi kesempatan kerja bagi 1.540 pekerja.

Go Borneo juga membina empat unit BUMDes yang bermitra dengan offtaker di Kaltim yang melakukan ekspor perdana produk lidi sawit, lidi nipah, dan arang kayu halaban ke Kanada dan Pakistan pada 8 Oktober 2021 lalu.

Sebagai penanggungjawab Gernas BBI Kaltim 2021, Mendes PDTT mengaku telah menerapkan kolaborasi Penthahelix dan telah menjalin kerja sama dengan banyak pihak, swasta, UMKM, dan BUMDes di Kaltim serta mitra pembangunan lainnya.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Biro Humas Kemendes PDTT

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.