(Beritadaerah – Bitung) Kota Bitung di Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi yang besar dalam sektor perikanan, hal itu perlu didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengolah komoditas yang ada sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi. Untuk itu, guna mendorong geliat industri perikanan di Bitung, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya meningkatkan kualitas SDM, salah satunya menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri di setiap kampus perikanan di bawah naungan KKP.

Bitung memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perikanan dunia. Dominasi ikan yang didaratkan di Bitung selama ini adalah tuna yang merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi, demikian yang dikatakan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Disampaikan oleh Menteri Trenggono saat berkunjung ke Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (5/10), untuk memaksimalkan potensi sumber daya perikanan tersebut menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui industri perikanan, dibutuhkan sumber daya manusia unggul, yaitu yang siap terjun ke dunia kerja maupun berwirausaha. Baik di bidang perikanan tangkap, budidaya hingga pengolahan.

“Yang dibutuhkan industri misalnya bukan hanya di bidang pengolahan saja tapi juga soal budidaya, maka pendidikan di politeknik akan diarahkan ke budidaya. Kemudian kira-kira dalam 20 tahun yang akan datang¬† kebutuhannya apa, lalu akan disiapkan menuju ke level yang dibutuhkan,” kata Menteri Trenggono yang dikutip laman KKP, Rabu (6/10).

Dalam kunjungan ini, Menteri Trenggono melihat langsung kegiatan praktik taruna taruni Politeknik Kelautan Perikanan, seperti docking kapal, pembuatan alat tangkap, dan pengolahan ikan tuna. Selain itu, Menteri Trenggono turut mencicipi aneka makanan hasil produksi anak didik dan mengunjungi Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung.

Balai ini harus rutin memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat, ungkap Menteri Trenggono, hal ini sebagai upaya mendorong produktivitas untuk menambah pendapatan maupun meningkatkan daya saing produk perikanan yang dihasilkan.

Sementara itu, Direktur Politeknik KP Bitung Daniel Ndahawali yang menerima kunjungan Menteri Trenggono menyampaikan dalam mendidik taruna dan taruni pihaknya menggunakan model pembelajaran teaching factory. Sehingga saat lulus, mereka siap terjun ke dunia kerja dan dilengkapi dengan sejumlah sertifikat.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.