(Beritadaerah- Magelang) Komunitas kopi Magelang akan mengelar Festival Kopi Magelang atau Magelang Coffee Fest pada 2 Oktober 2021 di dalam kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Festival ini juga digelar bersamaan dengan peringatan hari kopi internasional. Bagi pecinta kopi tanah air, festival ini merupakan ajang untuk menikmati kopi lokal dari para petani di Magelang.

Komunitas Kopi Magelang menyampaikan festival ini kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir dalam acara sosialisasi vaksinasi massal di Candi Borobudur, Magelang, Minggu (26/9). Disampaikan oleh Ketua panitia kegiatan, Muhammad Arif Setiawan bahwa festival ini nantinya akan membagikan kopi kepada masyarakat dan ada 1 juta cangkir kopi disiapkan panitia.

“Sebanyak 1 juta cangkir kopi akan kami bagikan gratis dalam acara itu. Kopi itu hasil dari kegiatan saba kebon (keliling kebun) milik petani, untuk kami pilih kopi terbaik Magelang,” jelas Arif yang dikutip laman Jatengprov, Senin (27/9).

Arif menjelaskan festival ini untuk mengangkat kopi Magelang. Bagi petani di Magelang, kopi merupakan salah satu penyangga ekonomi masyarakat. Selama pandemi permintaan pasar kopi mengalami penurunan, akibatnya berdampak pada penurunan penghasilan dari petani kopi. Dengan diadakan festival kopi pada awal Oktober, diharapkan akan meningkatkan penghasilan para petani kopi di Magelang.

Sekilas info, kopi dan Magelang tak bisa dipisahkan, bahkan menurut catatan sejarah, Magelang dulu dibangun dari hasil penjualan kopi. Ada lima gunung di sekitar daerah Magelang umumnya ada perkebunan kopi. Dalam setahun, hasil kopi Magelang mencapai 500 ton lebih.

Ditambahkan oleh Arif, selain membantu petani, Magelang Coffee Fest juga ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Selama ini, orang tahu Magelang hanya Candi Borobudur. Padahal ada banyak keunggulan lain, salah satunya produk kopi.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penuh kegiatan anak-anak muda Magelang itu. Menurutnya, kegiatan itu menarik dan menjadi hal baru bagi wisatawan, selain bagi kopi gratis, diupayakan akan ada diskusi tentang kopi, ada pertunjukan cara meracik dan membuat kopi. Sehingga festival ini dapat menarik masyarakat untuk datang dan memeriahkannya.

Terakhir, Gubernur Ganjar mengingatkan agar pelaksanaan festival kopi ini juga menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dan menjaga kerumunan keluar masuk pengunjung.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.