(Berita Daerah – Cirebon) Kota Cirebon dalam pencapaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 69%. Supaya ketersediaan vaksinnya dapat tercukupi, maka kecepatan turunnya vaksin Covid-19 perlu dilakukan ke daerah. 

Dalam rangka Vaksinasi Merdeka di 96 titik di Indonesia, Walikota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, S.H menghadiri vaksinasi Covid-19 di UGJ. Sesudah itu Walikota Cirebon memberi penjelasan bahwa vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon saat ini sudah mencapai 69%.

Walikota Cirebon pun menuturkan bahwa yang menjadi permasalahan adalah kota Cirebon merupakan kota yang didatangi banyak warga di sekitar Cirebon. Sehingga, perlu percepatan vaksinasi Covid-19 untuk terbentuknya kekebalan komunitas (herd immunity). 

Walikota Cirebon juga mengatakan kota Cirebon kekurangan vaksin Covid-19, namun Drs. H. Nashrudin Azis, S.H bersyukur karena adanya sinergi yang baik bersama TNI dan Polri, serta berbagai instansi lainnya, sehingga vaksinasi Covid-19 di kota Cirebon bisa dipercepat.

Drs. H. Nashrudin Azis, S.H dengan melihat percepatan vaksinasi yang ada, membuatnya menjadi yakin di bulan November yang akan datang 70% warga CIrebon sudah tervaksin sesuai dengan target nasional untuk menciptakan herd immunity.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar menjelaskan vaksinasi merdeka hari ini serentak dilakukan di 96 titik di Indonesia. “Di Kota Cirebon kita gelar di UGJ,” kata Fahri.

Mereka menargetkan 3.500 orang mendapatkan vaksinasi Covid-19. Untuk yang di vaksin tidak hanya mahasiswa, dosen maupun karyawan di UGJ namun juga masyarakat sekitar.

Fahri juga berterima kasih atas kerja sama yang baik antara kepolisian dengan TNI, Pemda Kota Cirebon serta civitas akademika UGJ sehingga vaksinasi Covid-19 bisa terlaksana dengan baik. “Alurnya juga tertib, tidak menimbulkan kerumunan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor 3 UGJ, Dr. Komarudin atas nama lembaga mengapresiasi vaksinasi Covid-19 yang digelar di UGJ hari ini. “Sebenarnya ini tahap ketiga,” kata Komarudin.

Untuk vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan kedua diikuti sebanyak 6 ribu dengan prioritas mahasiswa UGJ. Sedangkan untuk vaksinasi Covid-19 ketiga yang digelar hari ini menargetkan 3.500 orang baik mahasiswa yang belum di vaksin maupun masyarakat sekitar.

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.