(Beritadaerah – Ciamis) Program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) kembali digelar dan diikuti oleh 1.000 orang pedagang di Pasar Manis Ciamis. Vaksinasi COVID-19 dosis pertama ini dipusatkan di UPTD Pasar Manis Ciamis Kompleks Pasar Ciamis, Senin (20/9).

Tujuan pelaksanaan vaksinasi massal terhadap pedagang COVID-19 di Pasar Manis Ciamis sebagai upaya menekan dan memutus penyebaran virus di Kabupaten Ciamis, demikian penuturan Ketua Himpunan Pedagang Pasar Ciamis (HPPC) Dodi Daryanto.

Dodi tambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi dosis pertama selama 2 hari dengan menggunakan jenis vaksin sinovac. Untuk mengurai kerumunan peserta vaksin maka dibagi dengan dua tahap dan jumlah vaksin sebanyak 500 vaksinasi per hari (Senin dan Selasa). Strategi pelaksanaan vaksinasi ini diantaranya adalah melakukan kerjasama dengan Pemda Kabupaten Ciamis melalui Dinkes, Dinas KUMKP, UPTD Pasar Ciamis, dan HPPC.

“Sebelum dilakukan vaksinasi, pihak HPPC beberapa waktu sebelumnya telah melakukan pendataan kepada para pedagang di Pasar Manis Ciamis,” kata Dodi yang dikutip laman Jabarprov, Senin (21/9).

Dodi juga berharap bahwa progam vaksinasi ini dapat diikuti oleh semua pedagang dan masyarakat yang masih meragukan vaksinasi agar tidak takut lagi untuk di vaksin. Kita dukung program pemerintah agar putus mata rantai penyebaran COVID-19.

Rizkia, salah satu pedagang yang mengikuti vaksinasi mengungkapkan rasa senangnya akan pelaksanaan vaksinasi ini. Dengan kesadaran diri sendiri mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai pandemi COVID-19.

Saat ini kasus COVID-19 Jabar sedang melandai dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus gencar melakukan vaksinasi di setiap daerah. Sebelumnya juga, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 dengan 10.000 dosis di Jonggol, Kabupaten Bogor.

Dalam pelaksanaan vaksinasi di Jonggol, Gubernur Ridwan Kamil menargetkan 4,2 juta warga Kabupaten Bogor divaksin akhir Desember 2021, yang merupakan bagian dari kampanye 37 juta warga Jabar divaksin untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity).

Ditambahkan oleh Gubernur Ridwan, adapun saat ini kecepatan rata-rata harian vaksin di Kabupaten Bogor sekitar 50.000 per hari. Jika langkah ini konsisten dilakukan, maka target 4,2 juta masyarakat divaksin pada akhir tahun bisa tercapai.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

 

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.