(Beritadearah – Jawa Tengah) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menggelar UKM Virtual Expo 2021 dengan tema “Furniholic UKM” secara daring dari tanggal 17-19 September 2021. Ada 407 pelaku usaha kecil menengah dan koperasi dengan 4.159 produk yang mengikuti acara UKM Virtual Expo 2021.

UKM Virtual Expo juga mengadakan acara business talk penetrasi pasar ekspor pada hari Minggu (19/9), dengan menghadirkan para narasumber dari Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Jawa Tengah, Bank Indonesia, dan Pemprov Jateng.

Saat business talk, Asmindo memuji langkah Pemprov Jateng dan BI yang ikut membuka jalan ekspor ke Belgia bagi UKM. Langkah ini dipandang sebagai terobosan, di tengah harga sewa kontainer yang mahal.

Sebelumnya Pemprov Jateng telah membuka eskpor bagi UKM Kayu dan hasilnya pada 23 September 2021 akan diberangkatkan kontainer berisi furnitur ke Belgia untuk dapat berpameran. Menurut Dinas Koperasi UKM, produk furnitur Jawa Tengah diminati oleh pasar luar negeri, dan sekarang sedang dilakukan ekspansi ke Perancis, Belgia dan Jepang.

Produk yang akan dikirim di antaranya furnitur, seperti home decor dan interior, demikian yang dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Regulasi, Sertifikasi dan Advokasi Asmindo Robert Wijaya

“Minggu depan barangnya berangkat. Pamerannya mungkin Oktober. Yang akan dikirim utamanya furnitur home decor interior. Kontainer yang akan dikirim itu adalah 1×40 feet, nilainya kira-kira 40 ribu dolar AS,” kata Robert yang dikutip laman Jatengprov, Minggu (19/9).

Ditambahkan oleh Robert, langkah ini tak lepas dari dukungan semua pihak. Di antaranya Kadin, Bank Indonesia, dan perusahaan swasta di Belgia, serta Dinas Koperasi dan UKM Jateng. Adapun, pembiayaan untuk pengiriman kontainer ke luar negeri, ditanggung oleh Bank Indonesia. Asmindo sendiri, terlibat dalam mempersiapkan perajin-perajin kayu, untuk menyiapkan standar harga, kualitas dan kurasi karya.

Produk furnitur Jateng menjadi penyokong produk di Indonesia, hal ini juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Asmindo Bidang Organisasi dan Hubungan Antar lembaga David Wijaya dalam acara business talk.

Menurut David, model bisnis kayu di Jawa Tengah banyak disokong oleh perajin dan Asmindo mendorong Pemprov Jateng dapat membentuk factory sharing. Sehingga langkah ini dapat memperkuat kualitas perajin kecil.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.