(Beritadaerah – Jawa Tengah) Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menetapkan 20 destinasi wisata yang akan diujicobakan untuk dibuka dengan syarat-syarat tertentu, salah satunya dengan melakukan check in dan check out dengan scan QR code melalui aplikasi PeduliLindungi. Taman Wisata Candi Borobudur, Jawa Tengah telah menjadi lokasi yang akan di uji coba.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan uji coba pembukaan destinasi Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur dengan protokol kesehatan dan penerapan aplikasi PeduliLindungi. Selain Candi Borobudur, tiga tempat wisata yang melakukan uji coba pembukaan, yakni Candi Prambanan di Klaten, Taman Puri Maerokoco Kota Semarang, dan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta.

Seusai melakukan simulasi uji coba pembukaan usaha pariwisata di TWC Borobudur, Jumat (17/9), Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menuturkan kelayakan dibuka kembali destinasi wisata tersebut dapat dilihat dari kedisiplinan penerapan standar operasional prosedur (SOP), baik pengelola, karyawan, pedagang, maupun pengunjung.

“Pada uji coba pembukaan Candi Borobudur tadi, kita pantau dari awal masuk. Pengunjung yang masuk ditanya sudah vaksin atau belum, kemudian mengecek aplikasi PeduliLindungi, pembelian tiket secara online atau manual, dan sebagainya. Pengunjung yang masuk destinasi wisata sudah sesuai SOP,” kata Gus Yasin, sapaan Wagub Jateng yang dikutip laman Jatengprov, Sabtu (18/9).

Dalam simulasi tersebut, Gus Yasin langsung mempraktikkan tahapan-tahapan yang harus dijalani pengunjung. Saat masuk pintu gerbang, pengunjung dicek untuk memastikan sudah vaksin atau belum. Kemudian pengunjung diminta melakukan pengecekan dengan aplikasi PeduliLindungi yang tersedia di beberapa titik.

Hasil pengecekan dari aplikasi akan menunjukan kode warna hijau, kuning, merah, dan hitam. Jika menunjukkan warna merah dan hitam, yang bersangkutan tidak boleh masuk. Semua pengunjung, pengelola, serta pedagang yang masuk harus menaati peraturan tersebut.

Dengan dibukanya kembali Candi Borobudur, Wagub berharap roda ekonomi di sektor wisata dapat kembali berputar. Meski begitu, dirinya berharap para pelaku ekonomi dan masyarakat tetap waspada terhadap penularan COVID-19.

Sementara itu Direktur PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono menjelaskan, pelaksanaan simulasi uji coba tersebut sesuai Surat Edaran Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Nomor SSE/8/IL.04.00/DII/2021 tentang Panduan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi dan Penerapan Prokes, pada Uji Coba Pembukaan Usaha Pariwisata Taman Rekreasi di Daerah dengan PPKM Level 3 di Jawa Tengah.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.