(Beritadaerah – Temanggung) Komoditas hortikultura yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, tanaman hias, dan tanaman obat mempunyai potensi besar untuk dikembangkan oleh petani. Hal itu yang dipersiapkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kementan bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung menyiapkan 300 hektare lahan untuk dijadikan lumbung pangan hortikultura. Lahan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Temanggung tersebut, akan ditanami cabai, bawang merah dan bawang putih. Nantinya Pemkab Temanggung menggandeng pihak ketiga untuk menyerap hasil panen tersebut.

Cabai menjadi salah satu tanaman hortikultura yang tetap menjanjikan, sehingga banyak dibudayakan petani di Temanggung. Selain itu, ditanam pula bawang merah dan bawang putih, demikian yang disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Djoko Budi Nuryanto.

“Harga cabai tinggi dan menguntungkan petani, tetapi terkadang anjlok yang membuat petani merugi. Ini menjadi sebuah tantangan bagaimana petani tetap untung di saat menanam cabai,” kata Djoko Budi yang dikutip laman Jatengprov, Jumat (3/9).

Djoko Budi menambahkan, di antara langkah yang ditempuh adalah bersama Direktorat Jenderal Hortikultura membuat semacam food estate dengan luasan 300 hektare (Ha) yang berlokasi di Kecamatan Ngadirejo, Parakan dan Bansari, serta kecamatan-kecamatan yang selama ini menjadi sentra hortikultura.

Di area itu, akan ditanam cabai, bawang merah dan bawang putih. Penanaman akan disesuaikan prediksi dengan panen, sehingga saat panen dapat diperoleh harga tinggi. Sebagai perintisan, Pemkab Temanggung sedang membuat kebun percontohan seluas 10 – 25 hektare. Komoditas yang ditanam adalah cabai dengan sistem di luar kebiasaan atau out session.

Pemkab Temanggung telah menggandeng pihak ketiga dari perusahaan makanan nasional untuk membeli hasil panen. Bahkan perusahaan itu juga berinvestasi dalam budidaya, sehingga beban petani lebih ringan.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Muda Sejahtera, Sarmadi mengatakan pihaknya mendukung program pemerintah itu. Yang diharapkan petani adalah mendapat harga tinggi dan keuntungan.

Selain Kabupaten Temanggung, beberapa kabupaten telah menjadi lumbung pangan hortikultura yakni Kabupaten Humbang Hasundutan di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.