(Beritadaerah – Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Juli 2021 yakni 138.967 kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 10,77 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan bulan Juli tahun 2020. Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan Juni 2021 yakni 137.247 kunjungan, jumlah kunjungan wisman pada bulan Juli 2021 meningkat sebesar 1,25 persen.

Dari 138.967 kunjungan wisman pada bulan Juli 2021, wisman yang datang ke Indonesia didominasi oleh wisman yang berasal dari kebangsaan Timor Leste yaitu sebanyak 76,76 ribu kunjungan (55,17 persen); diikuti Malaysia sebanyak 45,00 ribu kunjungan (32,38 persen); Tiongkok sebanyak 3,15 ribu kunjungan (2,26 persen); Amerika Serikat sebanyak 2,56 ribu kunjungan (1,84 persen); dan Papua Nugini sebanyak 2,19 ribu kunjungan (1,57 persen).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada bulan Juli 2021 mencapai 22,38 persen atau turun 5,69 poin dibandingkan dengan TPK bulan Juli 2020 yang tercatat sebesar 28,07 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Juni 2021, TPK pada bulan Juli 2021 juga mengalami penurunan sebesar 16,17 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel klasifikasi bintang selama bulan Juli 2021 mencapai 1,82 hari, atau meningkat sebesar 0,16 poin jika dibandingkan dengan bulan Juli 2020 yang tercatat sebesar 1,66 hari.

“Secara kumulatif dari bulan Januari – Juli 2021, jumlah kunjungan wisman mencapai 937.747 kunjungan atau turun sebesar 71,42 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 3.281.542 kunjungan,” demikian yang dikatakan Deputi Bidang Statistik Distribusi BPS Setianto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/9).

Mayoritas wisman yang datang ke Indonesia pada periode Januari hingga Juli 2021 berasal dari kebangsaan Timor Leste sebanyak 483,92 ribu kunjungan (51,60 persen); diikuti oleh Malaysia sebanyak 292,65 ribu kunjungan (31,21 persen); Tiongkok sebanyak 37,63 ribu kunjungan (4,01 persen); Papua Nugini sebanyak 16,56 ribu kunjungan (1,77 persen); dan Singapura sebanyak 14,13 ribu kunjungan (1,51 persen).

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

 

 

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.