(Beritadaerah – Banyuwangi) Desa Tamansari, Kecamatan Licin di Banyuwangi, Jawa Timur, masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

ADWI merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenparekraf. ADWI 2021 telah melewati serangkaian tahap kurasi. Dari 1.831 peserta desa wisata yang mendaftar secara nasional, telah terkurasi 300 besar desa wisata, yang kemudian dikerucutkan menjadi 100 Besar. Setelah itu terpilih menjadi 50 besar desa wisata terbaik hasil kurasi para dewan kurator dan dewan juri.

Seleksi dilakukan berdasarkan penilaian dewan kurator dengan menilai tujuh kategori penilaian klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data. Tujuh kriteria tersebut  penerapan CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental sustainability), desa digital, souvenir (kuliner, fesyen, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay dan toilet.

Menanggapi masuknya Desa Tamansari dalam 50 besar ADWI 2021, Kepala Desa Tamansari Rizal Sahputra menyampaikan desanya sudah dipersiapkan menjadi desa wisata sejak sejak 2015 lalu, dengan Badan Usaha Masyarakat Desa (Bumdes) sebagai leading sektornya.

“Kami selalu mendorong segala unit usaha desa benar-benar diinisiasi oleh warga itu sendiri. Namun, sebagai pemerintah desa, kami akan berusaha mencukupi akomodasi pariwisata atau menyempurnakan segala bentuk sumber daya yang berkaitan dengan desa wisata,” kata Rizal yang dikutip laman Banyuwangikab, Rabu (25/8).

Sebelumnya pada 2017 lalu, Desa Tamansari, meraih penghargaan Desa Wisata Award dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) untuk kategori Desa Wisata Jejaring Bisnis.

Penghargaan tersebut diraih karena desa yang berada tepat di bawah kaki Gunung Ijen dinilai berhasil merintis pengembangan potensi wisata seperti homestay, kendaraan wisata, jasa guide serta beberapa usaha kecil menengah yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Ijen Lestari.

Sebelumnya, beberapa tahun lalu desa-desa di Banyuwangi kembali meraih prestasi seperti Desa Genteng Kulon dan Genteng Wetan masuk peringkat lima tertinggi status Indeks Desa Membangun (IDM) Mandiri Nasional.

Kemenparekraf saat ini akan menjadikan data desa wisata yang ada di laman www.jadesta.com sebagai wadah sekaligus arah dalam penyusunan rencana pengembangan semua desa wisata di Indonesia.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.