(Beritadaerah – Nasional) Pemerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur dan memastikan semuanya selesai dengan target yang telah ditentukan, sekalipun berjalan di tengah pandemi. Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilakukan adalah proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang termasuk bagian dari Jalan Tol Outer Ring Road (JORR) II. 

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melakukan tinjauan terkait perkembangan pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing pada hari Jumat (20/8). Pada kunjungan ini, Kemenko Marves diwakili oleh Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan, dan Sumber Daya Air (Asdep IDPSDA), Rahman Hidayat. Hasil dari kunjungan tersebut diketahui bahwa progres pengadaan lahan per 12 Agustus 2021 telah mencapai 94,64 persen dan konstruksi sebesar 85,80 persen.

Dalam kunjungan kerja ini, Kemenko Marves bersama PT Waskita Karya dan PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways meninjau seksi 4 IC Tarumajaya-IC Cilincing yang masih mengalami sedikit kendala pengadaan lahan.

“Sebenarnya kan ini konstruksi sudah berjalan, tapi kita hanya ingin mempercepat saja penyelesaian hal-hal yang menjadi hambatan,” kata Asdep Rahman yang dikutip laman Maritim, Sabtu (21/8).

Dalam progres konstruksi tol Cibitung-Cilincing dengan panjang 34,02 km ini, Kemenko Marves akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan informasi dan data yang diperoleh serta kondisi di lapangan terkait status lahan.

Dapat dilaporkan bahwa progres konstruksi secara keseluruhan 85,80%, terbagi pada seksi 1 IC Cibitung-IC Telaga Asih mencapai 99.73 persen, seksi 2 IC Telaga Asih-IC Tambelang 98,65 persen, seksi 3 IC Tanbelang-IC Tarumajaya 92,71 persen, dan seksi 4 IC Tarumajaya-IC Cilincing mencapai 59,06 persen.

Seksi 1 IC Cibitung-IC Telaga Asih telah beroperasi, sedangkan seksi lainnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2021 dan triwulan 1 tahun 2022.

Secara umum ruas jalan tol Cibitung-Cilincing yang merupakan bagian dari Jalan Lingkar Luar Jakarta II (JORR II) terletak pada suatu koridor arah Utara-Selatan. Tanah yang sudah berhasil dibebaskan berjumlah 94,64 persen. Terdiri dari 99,25 persen ruas 2 dan 3 di Kabupaten Bekasi dan 62,47 persen ruas 4 di DKI Jakarta. Dengan capaian ini, diharapkan pekerjaan konstruksi dapat segera diakselerasi hingga akhir 2021.

Tol ini dimulai dari Simpang Susun Cibitung pada Jalan Tol Jakarta – Cikampek KM 25, menuju ke arah Utara di kecamatan Babelan dan terus ke arah Barat bertemu dengan Lingkar Luar Utara di simpang susun Cilincing.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.