Pedagang Kaki Lima Pekalongan Mendapat Paket Bantuan dari ASN dan Korpri Peduli

(Beritadaerah – Pekalongan) Kepeduliaan dan  membantu sesama terus dilakukan oleh Pemerintah daerah dan masyarakat. Seperti yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, dan Korpri Peduli di Pekalongan, Jawa Tengah, memberikan bantuan sebanyak seribu paket kepada para pedagang kaki lima yang terdampak pandemi. Setiap paket yang dibagikan berisi beras seberat lima kilogram.

Pembagian paket bantuan tersebut dilakukan secara langsung dengan sistem door to door, oleh para personel Polres Pekalongan dan mahasiswa, demikian yang disampaikan oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP M Irwan Susanto.

Mengutip laman Jatengprov, Rabu (11/8), AKBP M Irwan juga mengatakan bantuan ini diberikan kepada para penerima yang berhak dengan sasaran utama para Pedagang Kaki Lima (PKL), pedagang pasar tiban, dan pedagang kurang mampu lainnya.

AKBP Irwan berharap, pemberian bantuan ini bisa membantu meringankan beban para PKL yang mengalami kesulitan usaha pada saat masa pandemi COVID-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4.

Sementara itu Koordinator Paguyuban Pedagang Pasar Wisata Mataram Kota Pekalongan, Arifyanto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang dilakukan, saat ini terdapat 180 orang pedagang ber-KTP Kota Pekalongan yang masih aktif dan menjadi sasaran pembagian bantuan tersebut.

Sebelumnya pada hari Minggu (8/8), Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan juga memberikan paket bantuan dan melihat penerapan protokol kesehatan di Kawasan Wisata Pasar Mataram, Pekalongan.

Walikota Aaf, sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa pagi ini ia melaksanakan bakti sosial di Pasar Wisata Mataram sekaligus untuk mengontrol protokol kesehatan di sana dan hasilnya semua menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Aaf melonggarkan para pedagang untuk berjualan, termasuk pasar tiban diizinkan namun tetap dibatasi dengan waktu yakni sampai dengan pukul 20.00 wib. Upaya kerja keras yang kita lakukan ini harus dibarengi dengan kewaspadaan dengan penularan COVID-19. Para pedagang juga kompak mengenakan masker dan menyiapkan hand sanitizer saat melakukan kegiatannya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu