(Beritadaerah – Infrastruktur) Lintasan kereta api (KA) Bandara Internasional Yogyakarta – Kulon Progo (YIA) dengan jalur Stasiun Kedundang – Stasiun YIA oleh PT Kereta Api Indonesia (Pesero) telah dilakukan uji coba kembali pada Kamis 5 Agustus 2021 berjalan lancar.

Untuk mendukung keberadaan KA Bandara YIA, Angkasa Pura/AP 1 telah membangun peron Stasiun KA Bandara seluas 4.000 meter persegi dengan kapasitas 200 orang, yang hingga saat ini progress pengerjaannya telah mencapai 96 persen.

Stasiun KA Bandara YIA ini juga telah dilengkapi dengan overcapping peron sepanjang 200 meter dan lebar 20 meter dengan progress pekerjaan yaitu 75 persen.

“Uji coba lintasan KA Bandara YIA oleh KAI berjalan lancar. AP 1 menargetkan pengerjaan Stasiun KA Bandara YIA dapat selesai 14 Agustus 2021 sehingga pengoperasiannya dapat dilakukan oleh KAI pada 17 Agustus mendatang. Nantinya, Stasiun YIA akan terhubung dengan Stasiun Tugu Yogyakarta untuk mengakomodir penumpang pesawat yang menggunakan angkutan kereta api,” ujar Direktur Utama AP 1 (Persero) Faik Fahmi melalui keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Kehadiran KA bandara ini akan membuat calon penumpang memiliki alternatif moda transportasi dengan jarak tempuh yang lebih cepat, lebih kurang 36 menit dari kota Yogyakarta. Nantinya, calon penumpang dapat lebih mudah untuk melakukan perjalanan dari dan ke YIA.

Dengan beroperasinya KA bandara, maka YIA menjadi bandara dengan konektivitas dan moda transportasi pendukung yang lengkap dan terintegrasi (kereta api bandara, shuttle bus, bus DAMRI, taksi, dan angkutan darat lainnya). YIA juga mampu mengakomodir kebutuhan transportasi dengan konektivitas yang tidak hanya mencakup wilayah Yogyakarta, namun juga sampai ke ujung batas wilayah Jawa Tengah (Cilacap, Purwokerto, Kebumen dan Banjarnegara).

“Kami berharap ini dapat memberikan kemudahan kepada pengguna jasa bandara, setidaknya ada alternatif jarak tempuh, waktu, dan jenis moda transportasi. Komitmen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa bandara akan terus diwujudkan, sehingga pengguna jasa dapat melakukan perjalanan udara dengan nyaman, aman, dan sehat,” pungkas Faik Fahmi.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kemkominfo

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.