(Beritadaerah – Bandung) Dalam konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat pada hari Rabu (28/7), Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meluncurkan program Petani Milenial Tanaman Hias (PMTH).

Berdasarkan Hasil Survei Pertanian Antar Sensus (SUTAS) 2018 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah petani di Jabar mencapai 3.250.825 orang. Namun, petani yang berusia 24-44 tahun hanya 945.574 orang atau 29 persen dari total petani di Jabar.

Program Petani Milenial bertujuan mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jabar yang punya inovasi, gagasan dan kreativitas. Tanaman hias memiliki pangsa pasar yang besar. Oleh karena itu, Kang Emil meminta supaya offtaker PMTH diperbanyak.

Saat ini sudah dua offtaker yang siap membeli hasil panen PMTH, yaitu PT Agro Jabar dan CV Minaqu Indonesia, demikian yang disampaikan oleh Kang Emil sapaan dari Ridwan Kamil.

“Tanaman hias ini adalah pangsa pasarnya besar, karena itu saya minta cari lagi offtaker-offtaker selain CV Minaqu dan PT Agro Jabar,” kata Kang Emil yang dikutip laman Jabarprov, Kamis (29/7).

Kang Emil juga mengaku, dirinya adalah konsumen tanaman hias dan sudah menyiapkan anggaran khusus untuk membeli hasil panen PMTH, tanaman hias merupakan bisnis kebahagiaan. Tanaman hias diyakini mampu memperbaiki suasana hati seseorang menjadi lebih baik.

Dalam program PMTH, teknis budidaya dan kemudahan pemasaran memanfaatkan teknologi digital. Kang Emil optimistis dengan semangat dan motivasi tinggi dari petani milenial mampu meningkatkan kesejahteraan generasi muda.

Per 14 Februari 2021, tercatat 8.998 peserta dalam rentang usia 19-39 tahun mendaftarkan diri dalam program Petani Milenial. Menurut Kang Emil, kehadiran generasi milenial di sektor pertanian akan menjadikan wajah pertanian di Jabar menjadi lebih segar dan atraktif.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar Dadan Hidayat melaporkan, ada tiga jenis tanaman hias yang dibudidayakan PMTH yakni Amydrium Silver, Scindapus Lucens dan Homalomena Frog. Ketiga tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Beberapa waktu lalu Gubernur Jabar Ridwan juga telah meluncuran program Petani Milenial yang berlangsung di sejumlah daerah yang terhubung secara daring. Ada 2.204 petani muda yang mengikuti program tersebut saat pertama kali diluncurkan.

Gubernur Jabar Ridwan menargetkan sebanyak 100 ribu orang mengikuti program Petani Milenial hingga akhir jabatannya pada 2023. Menurut dia, program ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran khususnya pasca pandemi COVID-19. Dalam program ini, tidak hanya sektor pertanian, saja yang digarap, tetapi juga peternakan, perikanan, tanaman hortikultura, dan perhutanan.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.